Jakarta, Gizmologi – AMD mengumumkan kemitraan strategis dengan Anthropic yang mencakup komitmen investasi ekuitas hingga US$5 miliar, atau sekitar Rp81 triliun (asumsi kurs Rp16.200 per dolar AS). Langkah ini menjadi salah satu investasi terbesar AMD di sektor AI sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan infrastruktur kecerdasan buatan.
Kemitraan ini tidak hanya berfokus pada investasi finansial, tetapi juga mencakup penggunaan infrastruktur komputasi AMD oleh Anthropic untuk mendukung pengembangan model AI Claude. Kedua perusahaan juga akan menjalankan kolaborasi engineering dalam jangka panjang untuk mengoptimalkan software dan hardware AI yang dikembangkan AMD.
Di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi AI secara global, kerja sama ini menunjukkan bagaimana produsen chip kini tidak hanya bersaing lewat performa hardware, tetapi juga membangun ekosistem yang melibatkan penyedia model AI. Meski demikian, implementasi proyek ini tetap membutuhkan waktu beberapa tahun sehingga dampak komersialnya belum akan langsung terlihat dalam waktu dekat.
Baca Juga: Pendapatan Gaming Bukalapak Tembus Rp2,1 Triliun, Multi Realm Games Bidik Pasar Global
Anthropic Akan Gunakan GPU AMD Skala Gigawatt

Sebagai bagian dari kemitraan, Anthropic berencana menerapkan GPU Instinct MI450 Series hingga kapasitas 2 gigawatt melalui solusi rackscale Helios. Implementasi tahap pertama sebesar 1 gigawatt dijadwalkan dimulai pada paruh pertama 2027. Infrastruktur tersebut akan memanfaatkan GPU Instinct MI455X, prosesor EPYC “Venice”, jaringan AMD Pensando, serta software ROCm untuk mendukung kebutuhan training dan inferensi AI berskala besar.
Selain itu, Anthropic akan melanjutkan penggunaan GPU Instinct MI355X yang sebelumnya telah digunakan. AMD dan Anthropic juga akan memanfaatkan Claude untuk membantu mengoptimalkan workload GPU Instinct sekaligus mempercepat pengembangan software ROCm. AMD sendiri berencana mengadopsi Claude secara lebih luas di tim engineering dan pengembangan produknya.
Perkuat Posisi AMD di Tengah Persaingan AI
Bagi Advanced Micro Device, kerja sama ini menjadi peluang untuk memperluas pangsa pasar di segmen infrastruktur AI yang saat ini masih didominasi sejumlah pemain besar. Kehadiran Anthropic sebagai pelanggan sekaligus mitra strategis dapat menjadi validasi terhadap platform Helios untuk kebutuhan AI generasi berikutnya.
Di sisi lain, perusahaan juga mengingatkan bahwa sejumlah aspek dari kemitraan ini masih bersifat proyeksi, termasuk jadwal implementasi, realisasi investasi, hingga manfaat bisnis yang diharapkan. Faktor pasar, regulasi, rantai pasok, maupun kondisi industri semikonduktor tetap dapat memengaruhi hasil akhir dari kolaborasi tersebut. Dengan kata lain, meski skalanya sangat besar, keberhasilan proyek ini masih akan bergantung pada eksekusi dalam beberapa tahun ke depan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

