Android 12L, Usaha Google Optimalkan Perangkat Layar Besar

Jakarta, Gizmologi – Kita semua tahu kalau Android untuk perangkat tablet masih jauh dari sempurna. Terutama bila dibandingkan dengan iPad milik Apple yang jalankan iPadOS, punya segudang aplikasi versi khusus. Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Android 12L diperkenalkan oleh Google, meski kini baru hadir untuk para pengembang aplikasi saja.

Dalam berbagai ulasan tablet Android yang pernah tim Gizmologi rilis, semuanya selalu membawa impresi bila dimensi yang sejatinya optimal untuk lebih banyak elemen, bisa dimanfaatkan lebih baik. Pengecualian untuk tablet Samsung, terutama lini flagship-nya yang bawa tampilan Samsung DeX, mengubah Galaxy Tab S7 menjadi selayaknya desktop dengan taskbar dan tampilan aplikasi fleksibel.

Namun ketika menjajal seri lain seperti Galaxy Tab A7 maupun Xiaomi Pad 5, kebanyakan aplikasi mulai dari pihak ketiga sampai rilisan sendiri hanya sekadar membesar mengikuti layar, tidak dibuat “penuh” supaya pengguna tak perlu scroll terlalu banyak. “L” pada Android 12L sendiri merupakan penanda untuk “large screens” alias layar besar.

Baca juga: Hands-on Review Xiaomi Pad 5: Tablet Terjangkau Rasa Flagship

Pembaruan Android Bakal Hadir Mulai Awal 2022

Android 12L

Google sendiri mengatakan bila ke depannya bakal lebih fokus untuk perangkat besar. Tidak hanya tablet tentunya, mengingat kini sudah mulai banyak perangkat foldable alias smartphone layar lipat, sebut saja Galaxy Z Fold3. Android 12L juga bakal cocok untuk perangkat ChromeOS yang umumnya berbentuk laptop dengan layar lebih besar.

Pihak Google juga menyebutkan bila saat ini sudah ada lebih dari 250 juta perangkat tablet, foldable dan ChromeOS yang jalankan Android—100 juta di antaranya baru “bermunculan” tahun lalu. Dengan peningkatan mencapai 20% YoY, hal tersebut menandakan bila daya tariknya terus naik, sehingga pas bila Android 12L segera dimunculkan.

Android 12L sendiri tidak dibuat sepenuhnya berbeda dari Android 12 biasa, melainkan hadir sebagai “feature drop”, istilah yang umum dikenal oleh pengguna smartphone Google Pixel. Dalam arti lain, versi lain dengan perubahan minor saja, bakal hadir di awal 2022 atau waktu pembaruan Android 12 khusus untuk tablet dan perangkat layar lipat.

Saat ini, para pengembang atau developer aplikasi sudah bisa menjajal Android 12L melalui sebuah emulator yang telah disiapkan untuk Google. Sementara beberapa pekan ke depan, versi beta bakal dirilis untuk publik khusus pengguna Google Pixel yang mendukung—disebutkan bila tak semua fiturnya bakal hadir, mengingat dimensi layarnya yang memang kecil.

Yang Baru di Android 12L

Android 12L

Jadi bagaimana optimalisasi yang akan dibawa lewat Android 12L? Sistem operasi yang satu ini bakal secara otomatis menyesuaikan tampilan aplikasi, setidaknya dalam tiga kelas layar berbeda; kompak (smartphone), medium (foldable) dan expanded untuk tablet dan perangkat lain yang lebih besar. Pengembang aplikasi akan disarankan untuk mengikuti “aturan” ini ke depannya.

Untuk perangkat foldable dan tablet, bar notifikasi pada Android 12L akan memuat lebih banyak informasi. Mulai dari pintasan tertentu hingga notifikasi—semuanya ditampilkan dalam satu segmen, tidak terpisah atau berurutan atas-bawah seperti pada smartphone. Tampil dalam dua kolom bersamaan memanfaatkan ruang kosong secara optimal.

Android 12L

Sementara untuk navigasi antar aplikasi, bakal diberikan taskbar khusus untuk memudahkan perpindahan. Tak hanya itu, Android 12L juga mungkinkan pengguna untuk jalankan dua aplikasi sekaligus, hanya dengan drag and drop ke bagian atas layar. Aplikasi juga bisa menyesuaikan tampilan otomatis untuk layar lipat, mengikuti bagian layar masing-masing.

Ke depannya, para pengguna tablet dengan Android 12L juga bisa melihat di Google Play Store bila sebuah aplikasi masih belum dioptimalkan untuk layar besar. Ini merupakan langkah awal yang sangat positif, dan bila pengembang aplikasi ikut tertib optimalkan aplikasinya, tentu dapat mengejar ketertinggalan dari iPad secara cepat.

Tinggalkan komen