Jakarta, Gizmologi – Apple resmi membuka akses public beta untuk iOS 27 setelah beberapa pekan sebelumnya hanya tersedia bagi pengembang. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga merilis versi beta publik untuk iPadOS 27, watchOS 27, macOS 27, dan tvOS 27. Langkah ini memberikan kesempatan bagi pengguna umum untuk mencoba berbagai fitur terbaru sebelum versi final diluncurkan secara resmi pada musim gugur mendatang.
Melalui program Apple Beta Software Program, pengguna yang memenuhi syarat dapat langsung mengunduh dan memasang iOS 27 di perangkat mereka. Kabar baiknya, Apple tidak memangkas daftar perangkat yang didukung pada generasi ini. Artinya, seluruh iPhone yang kompatibel dengan iOS 26 masih bisa menjalankan iOS 27, termasuk iPhone 11 dan model yang lebih baru serta iPhone SE generasi kedua ke atas.
Meski begitu, Apple tetap mengingatkan bahwa versi beta belum sepenuhnya stabil untuk penggunaan sehari-hari. Walaupun berbagai bug telah diperbaiki selama fase beta pengembang, pengguna masih berpotensi menemukan masalah performa maupun kompatibilitas aplikasi yang belum dioptimalkan.
Baca Juga: Bocoran Kapasitas Baterai iPhone Ultra Muncul, Disebut Akan Tembus 5.000mAh
Fokus pada Penyempurnaan Performa dan Desain

Salah satu perubahan yang paling menonjol di iOS 27 adalah penyempurnaan bahasa desain Liquid Glass yang diperkenalkan sebelumnya. Apple mengklaim telah memperbaiki sejumlah aspek yang sempat menuai kritik pada versi awal sehingga tampilan antarmuka kini terasa lebih konsisten dan nyaman digunakan.
Selain itu, Apple juga menjanjikan peningkatan performa di sejumlah area penting. Waktu peluncuran aplikasi diklaim lebih cepat hingga 30 persen, proses pemuatan galeri foto meningkat hingga 70 persen, sementara transfer file melalui AirDrop disebut dapat berlangsung hingga 80 persen lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Perusahaan juga mengklaim perpindahan jaringan antara Wi-Fi dan seluler menjadi lebih mulus.
Siri AI Jadi Sorotan Utama
Di luar peningkatan performa, fokus terbesar iOS 27 tampaknya berada pada pengembangan Siri berbasis AI. Asisten virtual ini kini dirancang untuk memahami bahasa yang lebih natural saat menerima perintah, mencari informasi di perangkat, hingga menjalankan berbagai tindakan secara lebih kontekstual.
Apple juga menghadirkan aplikasi Siri terpisah untuk memudahkan akses ke berbagai kemampuan AI terbaru tersebut. Namun, ketersediaan fitur AI masih menghadapi tantangan regulasi di sejumlah wilayah, terutama Uni Eropa, sehingga beberapa kemampuan kemungkinan tidak tersedia secara penuh di kawasan tersebut.
Sementara itu, tidak semua perangkat Apple mendapatkan perlakuan serupa. Jika dukungan iPhone tetap dipertahankan, Apple menghentikan kompatibilitas macOS 27 untuk seluruh Mac berbasis prosesor Intel. Di sisi iPad, beberapa model lama juga tidak lagi mendapatkan pembaruan, menandakan transisi Apple yang semakin fokus pada perangkat dengan spesifikasi lebih modern untuk mendukung fitur-fitur generasi terbaru.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

