Jakarta, Gizmologi – Rumor mengenai iPhone Ultra, yang disebut-sebut sebagai ponsel lipat pertama Apple, kembali mencuat menjelang peluncurannya yang diperkirakan berlangsung pada September 2026. Kali ini, perhatian tertuju pada kapasitas baterai perangkat tersebut setelah muncul laporan mengenai sertifikasi dua unit baterai yang diduga ditujukan untuk perangkat lipat Apple.
Informasi tersebut berasal dari pembocor Digital Chat Station di Weibo yang menyebut salah satu pemasok baterai Apple baru saja mendapatkan sertifikasi untuk sepasang baterai. Konfigurasi seperti ini umum ditemukan pada smartphone lipat karena desain perangkat mengharuskan baterai dibagi ke dalam dua bagian agar dapat menyesuaikan mekanisme engsel dan lipatan layar.
Meski Apple belum memberikan informasi resmi terkait perangkat tersebut, kemunculan sertifikasi baterai sering kali menjadi salah satu petunjuk awal menjelang peluncuran produk baru. Jika laporan ini akurat, iPhone Ultra berpotensi menjadi salah satu perangkat lipat dengan kapasitas baterai terbesar yang pernah dirilis Apple.
Baca Juga: OPPO Find N7 Dirumorkan Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Baterai Lebih Besar
Kapasitas Gabungan Diklaim Mencapai 5.000mAh

Menurut bocoran yang beredar, dua baterai tersebut masing-masing memiliki kapasitas terukur 1.921mAh dan 2.962mAh. Jika digabungkan, total kapasitasnya mencapai 4.883mAh. Dalam industri smartphone, kapasitas yang dipasarkan kepada konsumen biasanya menggunakan nilai tipikal yang sedikit lebih tinggi dibanding kapasitas terukur.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa iPhone Ultra nantinya akan dipasarkan dengan kapasitas baterai sekitar 5.000mAh. Angka tersebut cukup menarik mengingat Apple selama ini tidak selalu berfokus pada kapasitas baterai besar, melainkan mengandalkan efisiensi perangkat keras dan perangkat lunak untuk menjaga daya tahan baterai.
Siap Bersaing dengan Ponsel Lipat Android
Jika kapasitas tersebut benar, iPhone Ultra akan berada di kisaran yang sama dengan pesaing utamanya di segmen ponsel lipat premium. Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, yang juga dirumorkan meluncur tahun ini, disebut akan membawa baterai berkapasitas sekitar 5.000mAh. Sementara Galaxy Z Fold8 reguler dikabarkan mengusung baterai 4.800mAh.
Meski demikian, kapasitas baterai bukan satu-satunya faktor yang menentukan daya tahan perangkat. Ukuran layar, chipset, optimalisasi sistem operasi, hingga fitur AI turut memengaruhi konsumsi daya sehari-hari. Dengan peluncuran yang diperkirakan berlangsung bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada September mendatang, masih ada kemungkinan spesifikasi iPhone Ultra berubah sebelum diumumkan secara resmi oleh Apple.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

