alexa

PermataBank Syariah Rilis Layanan Digital untuk BPRS

Digitalisasi perbankan saat ini sudah mulai hadir secara menyeluruh. Dalam kata lain, tak hanya secara umum saja, namun mereka yang hadirkan layanan berbasis Syariah pun turut mengadopsi teknologi terbaru demi permudah nasabahnya bertransaksi. Termasuk PermataBank Syariah yang berkomitmen untuk terus dorong kemajuan industri keuangan Syariah Indonesia.

Menjadi salah satu upaya hadirkan inovasi, kini PermataBank Syariah telah bawa layanan digital untuk Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Harapannya adalah agar secara khusus dapat tingkatkan pertumbuhan bisnis BPRS, sekaligus keuangan syariah di Indonesia para era digitalisasi perbankan saat ini. Di mana masih mendapat banyak tantangan dari beragam lini.

Seperti hadirnya beragam perusahaan fintech yang kurang lebih banyak hadirkan disrupsi bagi pelaku industri keuangan di dalam negeri. Selain itu, tantangan juga hadir dari segi regulasi, infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia. Tapi di sisi lain, perkembangan ekonomi syariah berpotensi besar untuk berkembang bila diimbagi dengan kemajuan keuangan syariah digital.

Baca juga: PermataMobile X Tingkatkan Promo Dorong Transaksi Digital Selama Ramadan

PermataBank Syariah Melihat Potensi Layanan Digital yang Tinggi

PermataBank Syariah

Berdasarkan data yang didapat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset keuangan syariah di Indonesia pada Desember tahun lalu telah mencapai Rp1,8 triliun, dengan market share 9,9%. Aset tersebut termasuk aset perbankan syariah sebesar Rp608,9 triliun, industri keuangan non-bank (IKNB) syariah sebesar Rp116,3 triliun dan pasar modal syariah Rp1,077,6 triliun. Dengan pertumbuhan mencapai 22,79% YoY.

Melihat potensi tersebut, PermataBank Syariah berupaya hadirkan layanan syariah digital dengan solusi paket layanan digital untuk BPRS. Dengan begitu, BPRS mendapat kemudahan dalam lakukan transfer in & transfer out dari dan ke bank lain, plus kemudahan pembayaran tagihan berbasis virtual account lewat fitur Bill Payment.

PermataBank Syariah

Dan juga fitur pembukaan rekening secara daring dengan API baik lewat situs maupun aplikasi nasabah. Nantinya bakal dihadirkan fitur lain seperti tarik tunai di ATM PermataBank hingga convenience store, fasilitas pooling fund sampai pembiayaan bagi BPRS.

Herwin Bustaman, Direktur Unit Usaha PermataBank Syariah mengatakan bila paket layanan digital yang dihadirkan kali ini bisa menjadi solusi untuk jawab tantangan yang sedang dihadapi BPRS. “Lebib lanjut, inovasi ini akan meningkatkan kualitas customer experience bagi BPRS sehingga akan memberikan kontribusi yang positif bagi pertumbuhan bisnis BPRS.”

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat dalam Adopsi Layanan Digital

PermataBank Syariah

Sementara itu, Martadinata, Ketua Bidang Pengembangan dan Teknologi Informasi ASBISINDO – Kompartemen BPRS mengatakan bila Kerjasama API antara Bank Umum Syariah dengan pihaknya adalah tangga utama dalam langkah digitalisasi BPRS ke depan. Di mana literasi dan kepercayaan masyarakat akan tumbuh pesat lewat kolaborasi ini.

“Satu langkah terdepan ditawarkan PermataBank Syariah bagi BPRS, menuju universalitas perbankan syariah di Indonesia,” tambah Martadinata. Sebagai bagian dari sosialisasi program, PermataBank Syariah juga sudah melakukan serangkaian webinat sejak April hingga Mei 2021.

Di antaranya adalah webinar “Solusi Digital Untuk BPRS” yang dihadiri oleh lebih dari 100 BPRS. Serta menghadirkan pembicara yang berkompeten, antara lain Martadinata hingga Muh Rayhan Varian selaku Direktur Utama MGP, hingga Ides Mulyanto selaku Head IT DND.

Tinggalkan komen