MediaTek Helio G96 & Helio G88, Chipset Terbaru dengan HyperEngine 2.0 Lite

Jakarta, Gizmologi – Setelah menghadirkan lini seri chipset yang dirancang khusus untuk perangkat 5G, kini giliran MediaTek berikan opsi baru pada vendor smartphone yang hendak rilis perangkat dalam segmen menengah sampai kelas entri. Melalui dua system-on-chip (SoC) baru, MediaTek Helio G96 dan Helio G88 hadir unggulkan dua bagian utama.

Memang, chipset Helio G Series selama ini lebih dikenal sebagai cip untuk pengalaman gaming terbaik dalam smartphone terjangkau. Namun kali ini, MediaTek ingin berikan pengalaman yang maksimal pada bagian display atau tampilan layar, serta kemampuan kameranya. Sembari tingkatkan komputasi gaming lebih baik lagi.

Baca juga: MediaTek Dimensity 900 5G Lebih Kencang dengan Fabrikasi 6nm

CH Chen, Deputy General Manager of Wireless Communication Products, MediaTek Wireless Business Group mengatakan bila diluncurkannya seri Helio G96 dan Helio G88 dapat tingkatkan posisi MediaTek sebagai inovator cip seluler terkemuka. Menghadirkan SoC baru untuk meningkatkan pengalaman tampilan dan fotografi ke pasar utama.

“MediaTek terus meningkatkan performa, kecepatan dan keandalan cipnya. Cip seri Helio G96 & Helio G88 baru ini merupakan inti dari pengalaman seluler yang luar biasa,” tambah CH Chen lewat sebuah rilis yang diterima Gizmologi Kamis (15/7).

Ragam Keunggulan MediaTek Helio G96

MediaTek Helio G96

Sesuai Namanya, bisa dibilang Helio G96 dan Helio G88 merupakan suksesor dari masing-masing Helio G95 dan Helio G85—penambahan digit angka yang hanya meningkat sedikit berikan indikasi bila upgrade kali ini tergolong minor. Benarkah begitu? Gizmo friends bisa nilai sendiri perbedaannya.

Untuk SoC Helio G96, MediaTek sendiri tak sebutkan arsitektur CPU yang digunakan. Karena fokus pada tampilan serta kemampuan fotografi, maka pihak resmi lebih menjabarkan keunggulan pada dua bagian tersebut. Lebih superior dari G95, cip baru MediaTek ini bisa berikan tampilan hingga full HD+ 120Hz.

MediaTek memaparkan bila chipset ini tak memiliki batasan suplai DDIC, antarmuka C-phy dan D-phy, serta bisa gunakan kedua jenis panel yang ada saat ini alias LCD maupun AMOLED. Dengan begitu, kegiatan scrolling pada halaman web serta animasi yang ditampilkan pada layar terlihat lebih mulus.

Pada sektor kamera, Helio G96 sudah mendukung sensor kamera besar dengan jumlah megapiksel mencapai 108MP—naik dari 64MP di seri G95. Dan meski belum mendukung konektivitas 5G, MediaTek sematkan modem Cat-13 4G LTE WorldMode, yang mendukung dual 4G, VoLTE, dan ViLTE. Ditambah teknologi lain seperti intelligent Resource Management Engine & Networking Engine, Helio G96 bakal hadir untuk smartphone 4G kelas premium

MediaTek Helio G88 Bawa Peningkatan Minor

MediaTek Helio G88

Bersamaan dengan Helio G96, MediaTek juga meluncurkan seri Helio G88 yang bawa empat fitur kunci utama. Salah satunya adalah dukungan sensor utama 64MP yang meningkat dari ‘batasan’ resolusi 48MP. Sehingga bisa digunakan pada smartphone yang punya fokus fitur utama di kamera utamanya.

Helio G88 juga bakal dilengkapi teknologi pendukung fotografi, seperti dukungan depth engine untuk hasil foto bokeh dari beberapa kamera, Camera Control Unit (CCU), EIS dan Rolling Shutter Compensation (RSC). Sementara dua fitur kunci lainnya tak sepenuhnya baru, yaitu Dual 4G VoLTE serta integrated voice wakeup untuk pintasan asisten suara.

Yang sama-sama baru dihadirkan baik pada Helio G96 & Helio G88 adalah MediaTek HyperEngine 2.0 versi lite. Pemrosesan khusus gaming generasi kedua ini mampu tingkatkan kecepatan load dalam gim, koneksi latensi rendah serta berikan frame-per-second (fps) lebih tinggi. Meski tidak dijabarkan secara persis, apa yang absen dari versi “lite” tersebut.

Tinggalkan komen