Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

OPPO Kuasai Pangsa Pasar Smartphone di Asia Tenggara Q2 2020

0 4.243

Setiap tahunnya, produsen smartphone secara global terus bersaing dengan menghadirkan beragam seri smartphone di segmentasi yang berbeda-beda. Tujuannya? Untuk memberikan penawaran terbaik, dan tentunya untuk mendominasi pasar. Salah satu pengukur tingkat keberhasilannya dapat dilihat dari laporan riset berbagai lembaga terpercaya, termasuk salah satunya yaitu Counterpoint Research.

Baru-baru ini, lembaga riset yang fokus pada pasar teknologi tersebut, mempublikasikan hasil temuan mereka lewat akun resmi LinkedIn-nya. Temuan yang menarik adalah OPPO akhirnya berhasil menggeser Samsung, untuk menjadi merk nomor satu dengan jumlah pengapalan smartphone terbanyak di Q2 2020, setelah sebelumnya menduduki peringkat kedua.

Lewat sebuah tabel dan chart yang dipublikasikan secara umum, Counterpoint Research menyampaikan adanya penurunan dalam hal jumlah pengapalan produk, jika dibandingkan dengan kuartal yang sama di tahun 2019. Lebih tepatnya, sepanjang bulan April hingga Juni 2020, terjadi pengapalan sejumlah 24 juta unit smartphone di Asia Tenggara.

Baca juga: Ini Rekomendasi dan Daftar Harga Terbaru Smartphone OPPO 2020

Market Share OPPO di Asia Tenggara 20,3%

Counterpoint Research Q2 2020

Hal tersebut wajar, mengingat adanya pandemi Covid-19 yang masih banyak melanda negara-negara di wilayah tersebut, bahkan secara global. Namun kembali ke pembahasan sebelumnya, di momen seperti ini, OPPO malah berhasil meningkatkan performa penjualannya, dengan mengapalkan lebih banyak perangkat, setelah di tahun sebelumnya bersaing dengan Samsung hanya memiliki selisih 0,2% saja.

Di Q2 2020, OPPO menjadi yang paling unggul dengan jumlah marketshare mencapai 20,3%, melampaui Samsung yang kini menjabat posisi kedua di 19,5%. Sebenarnya keduanya sama-sama meningkat tipis jika dibandingkan dengan tahun lalu. Di posisi ketiga, vivo juga meningkat cukup signifikan dari 13,6% menjadi 17,9%, yang kemudian diikuti Xiaomi dan realme pada posisi keempat dan kelima.

Counterpoint Research Q2 2020

Dalam sebuah postingan yang sama, Counterpoint juga menyampaikan jika smartphone di rentang harga USD150-250 menjadi yang paling terdampak selama pandemi berlangsung, turun sebesar 40% YoY (year-on-year). Sementara untuk harga kurang dari USD150 hanya turun 10% saja. Informasi ini menegaskan jika konsumen di Asia Tenggara cenderung membeli smartphone terjangkau.

Wajar saja, mengingat selama pandemi, lebih banyak masyarakat yang memilih atau terpaksa bekerja maupun menempuh program pendidikan secara jarak jauh di rumah. Dengan begitu, lebih banyak pula yang mencari smartphone terjangkau untuk memenuhi kebutuhan daring tersebut. Di Indonesia, OPPO berikan sejumlah pilihan smartphone terjangkau dengan kapasitas baterai besar. Seperti OPPO A1k dan OPPO A12, masing-masing dibanderol seharga mulai Rp1,699 juta & Rp1,899 juta saja.

Penjualan Diperkirakan Mulai Membaik di Q3 2020

Analis senior dari Counterpoint Research, Jin Suk Park menyampaikan jika akan sulit bagi pasar untuk pulih sepenuhnya pada kuartal ketiga 2020. Terutama ketika Covid-19 telah menyebar lagi (atau masih menyebar) di beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina, Myanmar dan Indonesia.

Namun begitu, banyak negara yang berusaha untuk tidak memberlakukan lockdown atau karantina mandiri di dalam tempat tinggal masing-masing. Dengan begitu, penjualan smartphone di kuartal berikutnya bisa mulai pulih secara bertahap, meningkat dibandingkan Q2 2020.

Di Indonesia sendiri, OPPO terus perkuat portfolio smartphone terbarunya dengan merilis OPPO Reno4 serta OPPO A53 sejak pertengahan tahun 2020. OPPO A53 hadir dengan spesifikasi yang menarik, pertama kalinya OPPO membawa teknologi layar refresh rate 90Hz ke kelas smartphone Rp2 jutaan. Sehingga kini lebih banyak masyarakat dapat menikmati pengalaman fitur yang sebelumnya hanya ada di kelas flagship.

OPPO Reno4 Disambut Baik di Indonesia

OPPO Reno4

Sementara OPPO Reno4 hadir dengan fitur-fitur yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya, baik secara desain maupun teknologi kameranya yang dilengkapi AI. Smartphone ini terjual laris sejak penjualan pertamanya, ludes dalam waktu 3 menit saja untuk pemesanan secara daring.

Baca juga: Review OPPO Reno4: Lebih Murah dan Stylish, Kamera Lebih Canggih

Sementara jika dibandingkan dengan seri sebelumnya yaitu Reno3, OPPO Reno4 tercatat memiliki angka kenaikan tiga kali lipat untuk pemesanan pertamanya, atau sekitar 32,5%. Dan jika dibandingkan dengan seri yang dulunya populer seperti OPPO F11 Pro, kenaikannya telah melampaui 100%.

Dalam waktu dekat, OPPO Indonesia bakal perkenalkan sekuel dari Reno4 series, yaitu OPPO Reno4 Pro. Belum ada bocoran spesifikasi untuk perangkat ini—biasanya akan sedikit berbeda dari varian yang sudah tersedia di negara lain. Kita nantikan pengenalan resminya 7 September mendatang ya!


Cek harga produk OPPO di:

SHOPEE ERASPACE  LAZADA JD.ID


Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan OPPO Indonesia