Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Perjalanan Pengguna Progate Raih Kesuksesan Karir dalam Programming

0 332

Dengan mudahnya akses digital serta metode pembelajaran modern, siapapun kini dapat meraih karir sebagai pengembang perangkat lunak atau software developer. Apapun latar belakang pendidikannya, baik yang sudah memiliki pengetahuan dasar coding maupun tidak. Salah satu metode untuk belajar coding adalah secara daring, melalui penyedia layanan pembelajaran seperti Progate, yang telah membantu banyak orang untuk mencapai kesuksesan karirnya.

Salah satunya adalah Fajrun, mahasiswa semester 2 sebuah universitas swasta di wilayah Jakarta. Mengambil keputusan untuk mempelajari coding merupakan salah satu momen yang ia anggap paling penting dalam hidupnya, untuk memenuhi aspirasinya. Fajrun saat ini telah dipercaya untuk bekerja paruh waktu sebagai web developer pada situs Webzid.com, yaitu sebuah perusahaan pengembangan software.

Perjalanan Fajrun Belajar Coding Bersama Progate

Fajrun, pengguna Progate.

Hal tersebut cukup impresif mengingat ia baru saja menempuh kuliah dalam kurun waktu satu tahun, menggunakan pengetahuan dasar coding yang didapat pada semester pertama, lalu belajar secara otodidak saat memiliki waktu luang. Fajrun memiliki mimpi untuk membangun perusahaan e-commerce setelah lulus kuliah. Dengan mengerjakan beberapa proyek kecil, membuatnya semakin dekat untuk meraih keinginannya di masa depan.

Ketika merasa perlu mempelajari tingkat keahlian dan pengalaman coding lebih baik, senior developer pada tempat Fajrun bekerja menyarankan Progate agar ia dapat mempelajari ilmu dasar dari berbagai bahasa coding dengan benar. Kebetulan, paman dari Fajrun mendukung dan mensponsori biaya berlangganan Progate, karena ia percaya hal tersebut dapat menjadi langkah awal untuk lebih dekat mencapai mimpinya.

Fajrun telah memulai menggunakan Progate sejak pertengahan 2019 lalu, saat itu ia mulai mempelajari HTML & CSS sebagai salah satu bahasa pemrograman frontend yang paling umum digunakan. Dalam waktu 7 bulan, Fajrun telah menyelesaikan kursus bahasa coding tersebut sembari kuliah dan kerja paruh waktu. Hal tersebut dimungkinkan berkat jadwal belajar yang fleksibel dari Progate.

Lebih Mudah dengan Hadirnya Progate Versi Indonesia

Selain HTML & CSS, Fajrun juga telah mempelajari SQL & Javascript. Salah satu kendala sebagai salah satu pengguna awal adalah pilihan bahasa yang disediakan oleh Progate, yaitu hanya dalam Bahasa Inggris dan Jepang. Namun pada bulan April 2020 kemarin, masukan yang diberikan oleh Fajrun telah dikabulkan dan Prograte hadir dalam versi Bahasa Indonesia. “Hal ini tentunya akan mendorong saya untuk secara konsisten belajar coding dan merekomendasikan kepada teman-teman yang ingin memulai karir dalam coding,” ujarnya.

Baca juga: Platform Kursus Coding Online Progate Hadir dalam Bahasa Indonesia

Fajrun kemudian mulai bekerja pada proyek software yang lebih besar, seperti situs donasi online dan sistem SDM yang lengkap. Ia merasa ilmu yang didapat dari Progate hasilkan pengalaman berharga dan penghasilan tambahan, meski masih menjadi mahasiswa di universitasnya. “Antarmuka dari platform ini sangat interaktif, dan materi disusun secara terstruktur sehingga membuat pelajaran mudah dimengerti,” tambah Fajrun.

Saat ini, pemerintah sedang memprioritaskan pengembangan bakat di ekosistem digital untuk memenuhi permintaan tinggi akan talenta dan inovasi kelas dunia, seiring dengan misi kuat Indonesia untuk menjadi pusat digital di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi antara pemerintah dan platform pembelajaran seperti Progate dapat membantu negara meraih ambisi dalam mendorong ekonomi digital ke tingkat yang lebih tinggi, dan memungkinkan technopreneurs seperti Fajrun meraih cita-citanya.