Xiaomi Mi Mix Fold, Smartphone Layar Lipat Rp20 Jutaan dengan Liquid Lens

Tidak hanya merilis Xiaomi Mi 11 Ultra saja, ternyata Xiaomi masih melanjutkan acara peluncurannya yang dilaksanakan selama dua hari tersebut. Di hari kedua, kejutan yang lebih besar dihadirkan. Xiaomi Mi Mix Fold diperkenalkan sebagai smartphone layar lipat pertama dari pabrikan elektronik asal China satu ini.

Berbeda dengan smartphone lipat yang sudah dirilis seperti Galaxy Z Fold 2 dan Huawei Mate X2, Xiaomi Mi Mix Fold adalah sebuah perangkat yang membawa banyak inovasi ‘pertama’. Meski, memang, secara tampilan dan teknologi layar serupa dengan kedua seri lain tersebut. Alias mengusung layar lipat di bagian dalam dan layar sekunder di depan.

Bagian luar dari Mi Mix Fold gunakan material kaca dengan perlindungan Gorilla Glass 5, sementara sensor sidik jari disematkan di samping alias menyatu dengan tombol power. Modul kamera belakangnya menyembul layaknya Mi 10 Ultra, dan Xiaomi rilis versi spesial dengan bodi keramik dan bagian bingkai serta tombol berwarna emas.

Spesifikasi Mi Mix Fold Bawa Banyak Keunggulan

Xiaomi Mi Mix Fold

Meski desainnya mirip kompetitor, Xiaomi mengklaim bila mekanisme lipat alias hinge berbentuk “U” yang digunakan 27% lebih ringan dari yang lain. Untuk berikan jaminan daya tahan, Mi Mix Fold berhasil melewati uji tekuk 200 ribu kali, bahkan sampai 1 juta kali. Berikan jaminan rasa aman saat menggunakannya.

Untuk layarnya sendiri, hanya layar 6,52 inci AMOLED di depan saja yang mendukung refresh rate tinggi 90Hz. Layar lipatnya punya ukuran 8,01 inci—terbesar saat ini (meski hanya 0,1 inci dari MatePad XS), dan jadi yang pertama dengan standar dolby Vision.

Memanfaatkan bidang layar besarnya, Mi Mix Fold punya mode desktop yang bisa diakses lewat usapan tiga jari. Tentunya juga bisa digunakan untuk jalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Tanpa gangguan notch maupun punch-hole, dengan kata lain, tak ada kamera di layar lipatnya.

Xiaomi Mi Mix Fold

Selain kamera 20MP di layar depan, pada bodi belakang ada tiga sensor yang disematkan; 108MP Samsung HM2, 13MP ultra wide-angle, dan satu sensor “liquid lens” 8MP. Tak hanya berfungsi sebagai telefoto 3x optical zoom (& 30x zoom), juga berfungsi sebagai sensor makro 3cm.

Xiaomi juga berikan Image Signal Processor rancangan sendiri, yaitu Surge C1. Mampu berikan algoritma 3A; auto-focus (diklaim lebih baik dalam kondisi luar ruangan), auto-exposure dan auto white balance. Cip tersebut punya performa tinggi, dan gunakan daya CPU serta memori rendah.

Kapasitas baterainya juga tergolong besar untuk smartphone lipat flagship, yaitu 5,020 mAh yang merupakan kombinasi dua bagian baterai. Tak hanya itu, pengisian dayanya mendukung arus 67W, alias dapat terisi penuh dalam 37 menit saja. Untuk hadirkan teknologi tersebut, wireless charging terpaksa absen.

Menemani layarnya yang luas, Xiaomi bekerja sama dengan Harman Kardon untuk menghadirkan setup empat speaker, dua di masing-masing sisi sampingnya. Volume keseluruhan diklaim 40% lebih keras dari Mi 10 Pro, dengan 15V Smart PA. Speaker tersebut juga bisa berikan efek 3D spasial, untuk pengalaman lebih imersif.

Harga Xiaomi Mi Mix Fold

Xiaomi Mi Mix Fold

Meski tampilan luarnya terlihat biasa saja, Xiaomi Mi Mix Fold membawa banyak teknologi superior dibandingkan kompetitornya. Termasuk jadi yang pertama di smartphone lipat dengan Snapdragon 888. Tentunya, harga dari perangkat lipat ini bakal cukup mahal.

Hadir dalam tiga varian, versi termurah dengan konfigurasi memori 12/256GB dibanderol seharga CNY9,999, atau Rp22 jutaan. Sementara varian paling mewah dengan bodi keramik dan memori 16/512GB dijual di CNY12,999 (Rp27 jutaan).

Pre-order Mi Mix Fold sendiri sudah dimulai di negara asalnya, dengan unit pertama bakalan meluncur pada 16 April mendatang. Meski tergolong sangat mahal untuk produk rilisan Xiaomi, harganya sangat kompetitif dibandingkan perangkat lipat lainnya.

Tinggalkan komen