Rekomendasi 6 Smartband Terjangkau dengan Fitur Cek SpO2 (Oximeter)

Pandemi COVID-19 terus membuat masyarakat lebih perhatian terhadap kesehatannya masing-masing. Selain rutin berolahraga, berjemur dan akses hiburan agar tidak jenuh selama isolasi di rumah, diperlukan juga cek kesehatan secara rutin. Salah satu yang kini bisa dianggap wajib adalah saturasi oksigen dalam darah, atau nilai SpO2.

Umumnya, nilai tersebut bisa didapat melalui sebuah perangkat kecil Bernama oximeter (atau pulse oximeter). Harganya sendiri tergolong murah, tak sampai Rp100 ribu. Namun juga tak sedikit yang menjual dengan nilai akurasi rendah, atau mark-up harga mencapai 3-4 kali lipat harga asli. Demi sebuah perangkat yang memiliki fungsi tunggal.

Sebagai alternatif, Gizmo friends bisa membeli perangkat wearables yang juga hadir dengan fitur pendeteksi nilai SpO2, alias memiliki fungsi oximeter. Tidak hanya smartwatch, kini sudah banyak gelang pintar atau smartband yang juga bisa menjadi oximeter. Tak bisa dianggap alat medis, namun hasilnya dinilai cukup akurat, mendekati standar alat medis.

Bila Gizmo friends lebih tertarik untuk membeli perangkat multifungsi sekaligus oximeter, berikut kami pilihkan 5 smartband terjangkau, mulai dari Rp200 ribuan. Membawa fitur lengkap seperti notifikasi dari smartphone, pendeteksi denyut jantung dan fitur kekinian lainnya. Sebagai catatan, harga yang tercantum didapat ketika rekomendasi ini dibuat ya.

OASE H10B (Rp249 Ribu)

OASE H10B

Bila dicek di situs OPPO Store, harganya Rp249 ribu. Namun di toko resmi Shopee justru lebih murah—Rp199 ribu (dari Rp399 ribu). Otomatis membuat smartband OASE H10B jadi yang termurah dengan sensor SpO2. Bila belum familiar dengan mereknya, OASE umumnya jadi aksesori pelengkap smartphone OPPO terbaru.

Untuk harga yang ditawarkan, spesifikasinya tergolong oke. Layar 0,96 inci berwarna bisa dikendalikan lewat tombol sentuh kapasitif di bawahnya. Kapasitas baterai 90 mAh diklaim sanggup tahan sampai 6 – 7 hari penggunaan. Bobotnya juga ringan, hanya 24 gram.

Demi kepraktisan, mengisi daya perangkat ini bisa langsung dicolok ke port USB, alias tak memerlukan kabel tambahan, mirip seperti realme Band dan Huawei Band 4. Langkah kaki, kalori, kualitas tidur dan lainnya juga dapat terpantau otomatis sepanjang hari.

Honor Band 5 (Rp359 Ribu)

Honor MagicWatch 2 & Band 5

Bisa dibilang, Honor Band 5 termasuk salah satu smartband paling populer di tahun 2020. Karena selain harga yang terjangkau, fiturnya juga sangat lengkap. Desain stylish, layar AMOLED plus daya tahan baterai yang awet.

Smartband Honor satu ini sudah mendukung sertifikasi 5 ATM, yang artinya bisa digunakan untuk berenang atau menyelam sampai kedalaman 50 meter. Daya tahan baterainya mencapai 14 hari penggunaan, atau 6 hari dengan fitur pelacak denyut jantung 24/7 aktif.

Menggunakan aplikasi Huawei yang bisa disambungkan ke smartphone Android maupun iOS, Honor Band 5 tak hanya bisa melacak kualitas tidur, namun juga dapat berikan saran agar bisa tingkatkan kualitas secara keseluruhan. Layar 0,95 inci di atasnya juga mendukung input sentuh dengan banyak pilihan watchface.

Amazfit Band 5 (Rp438 Ribu)

Amazfit Band 5

Sama seperti produk sebelumnya, Amazfit Band 5 bukanlah smartband rilisan terbaru. Bisa dibilang kalau produk ini adalah Mi Smart Band 5 dengan fitur pelacak saturasi oksigen atau SpO2. Desainnya sama persis, dengan layar 1,1 inci AMOLED plus kaca 2,5D.

Memanfaatkan sensor BioTracker PPG, akselerometer dan gyro, Amazfit Band 5 bisa memonitor kesehatan hingga tingkatan stress penggunanya. Terdapat 11 mode olahraga yang bisa dipilih termasuk berenang, plus siklus khusus untuk wanita.

Kapasitas baterai 125 mAh yang diusungnya mampu digunakan hingga 15 hari penggunaan normal. Atau bila mode hemat daya diaktifkan, dapat menambah masa pakai sampai 10 hari. Kompatibel dengan Android maupun iOS lewat aplikasi ZEPP.

Mi Smart Band 6 (Rp579 Ribu)

Mi Smart Band 6

Perangkat wearable terbaru dari Xiaomi satu ini membawa peningkatan signifikan dari seri sebelumnya. Layarnya tampil jauh lebih besar—meningkat 50% dari seri sebelumnya berkat penggunaan layar penuh tanpa tombol kapasitif.

Xiaomi Mi Smart Band 6 juga bisa mendeteksi 30 jenis olahraga berbeda, di mana 6 di antaranya bisa terdeteksi otomatis, seperti lari dan bersepeda. Ketika digunakan sembari tidur, sensor SpO2 bakal mencatat aktivitas sepanjang malam, sekaligus faktor penentu kualitas tidur lainnya.

OPPO Band

Setelah rilis smartwatch pertamanya dengan Wear OS, OPPO akhirnya juga menghadirkan opsi gelang pintar lewat OPPO Band. Secara desain, tergolong sangat sederhana, terutama dengan harga yang ditawarkan. Namun aksesori ini mampu tawarkan dua keunggulan menarik.

Yang pertama, layar 1,1 inci AMOLED di depan gunakan standar warna 100% DCI-P3, setara layaknya smartphone hingga laptop seri profesional. Keunggulan kedua adalah pemantauan SpO2 yang bisa berjalan otomatis sepanjang hari, tanpa perlu lakukan cek secara manual.

Huawei Band 6 (Rp599 Ribu)

Huawei Band 6

Menjadi yang paling mahal dengan harga resmi Rp699 ribu, tak jarang Huawei menjual smartband terbarunya ini menjadi harga promo yang tercantum di atas. Secara hardware, Huawei Band 6 bisa dibilang tawarkan spesifikasi paling maksimal.

Ukuran layarnya jadi yang paling besar di 1,47 inci, alias sudah mendekati diameter layar smartwatch. Selain menjadi keuntungan, bisa juga jadi kekurangan karena bakal kurang pas pada pergelangan tangan kecil pengguna.

Selain 96 mode olahraga termasuk berenang, Huawei Band 6 juga bisa deteksi nilai SpO2 sepanjang hari secara otomatis. Tentunya daya baterai bakal berkurang, dari 2 minggu turun menjadi 10 hari. Masih cukup hemat, mengingat dimensi layarnya yang juga besar.

Itulah pilihan enam smartband populer yang sudah dilengkapi dengan fitur oximeter, alias pengecekan kadar saturasi oksigen (SpO2) dalam darah. Dengan harga yang variatif, Gizmo friends dapat memilih sesuai fitur dan tentunya budget harga.

Tinggalkan komen