Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Review realme C3: Entry Level Spesial dengan Tiga Kamera

3 154.204

Setelah merilis realme 5i sebagai smartphone Android pertama di tahun 2020, realme Indonesia kembali menghadirkan seri baru untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia, terutama pada kelas entri. realme C series adalah salah satu lini dengan penjualan terbanyak di sini, sehingga tak heran kalau kali ini realme memperbaruinya dengan realme C3.

Menggunakan slogan “Triple Camera Game Monster”, versi Indonesia hadir dengan fitur yang lebih lengkap daripada versi India. Harganya terjangkau, tapi diklaim cocok buat nge-game. Menurut Palson Yi, Marketing Director realme Indonesia, realme C3 ini unggul di 4 hal atau disebutnya 4C, yaitu prosesor canggih, kamera cakep, baterai cadas dan layar cetar.

Apakah klaim dari realme tersebut benar? Mari kita kupas lebih detail dalam review realme C3 berikut ini.

Desain

review realme C3

Kalau kamu sudah pernah melihat realme 5i sebelumnya, realme C3 mengadaptasi bahasa desain yang serupa. Yup, Sunrise Design kembali digunakan pada ponsel Android gaming terjangkau ini. Perbedaan terletak pada semburan cahayanya, dengan realme C3 menyembur dari area modul kamera, sedangkan realme 5i dari sudut kiri bawah ponsel.

Finishing doff dan material bodi plastik polikarbonat juga masih digunakan, membuat realme C3 tidak terlalu ngejreng meski hadir dalam dua opsi warna cerah; Frozen Blue dan Blazing Red. Dan dengan begitu, ponsel ini tidak mudah kotor karena sidik jari serta lebih tahan dari goresan. Meski tanpa sertifikasi tahan air resmi, realme merancang ponsel ini agar tahan dari percikan air  melalui penutup plastik dan penyegelan port.

Punya bobot sedikit lebih berat di 195 gram, layar realme C3 lebih besar dari generasi sebelumnya di 6,5 inci (versus 6,1 inci di realme C2), dengan rasio layar ke bodi 89,8%. Bezel kiri dan kanannya juga relatif tipis, dengan bagian bawah sedikit lebih tebal khas ponsel kelas entri. Mini-drop notch di sisi atas pun tidak terlalu besar, mengakomodir sebuah kamera depan yang terletak di bawah earpiece.

Tombol power terletak di sisi kanan ponsel, sedangkan di sisi kiri ada tombol volume terpisah serta slot kartu non-hybrid, alias kamu bisa menggunakan dua kartu SIM plus kartu memori sekaligus. Semua tombolnya terasa cukup presisi ketika ditekan. Di bagian atas kosong, sedangkan di sisi bawah ada jack audio 3.5mm, mikrofon, port micro-USB serta sebuah speaker mono. Modul kamera beserta sensor sidik jari dapat ditemukan di sisi belakang ponsel.

Layar

layar realme C3

Layar besar 6,5 inci realme C3 memiliki resolusi HD+ 1600 x 720 dengan rasio 20:9, membuat ponsel ini relatif ramping dan nyaman digenggam untuk dimensi layarnya yang besar. Memang bukan yang paling tajam, tapi masih nyaman untuk dipakai nge-game atau menghabiskan serial Netflix.

Layar tersebut juga sudah terproteksi oleh lapisan Corning Gorilla Glass 3, ditambah lapisan screen protector yang sudah terpasang dari bawaan. Reproduksi warna yang dihasilkan cukup baik untuk kelas entri. Temperatur warnanya tidak terlalu kebiruan seperti ponsel lain di kelasnya, dan kamu bisa mengaturnya sesuai selera lewat menu pengaturan.

Sudah menggunakan panel berjenis IPS, warna tidak banyak berubah meski dilihat dari sudut kemiringan tertentu. Fitur lain seperti auto brightness dan eye care juga hadir agar mata tetap aman meski digunakan dalam kurun waktu lama.

Kamera realme C3

kamera realme C3

Ada yang spesial dari kamera realme C3 versi Indonesia. Tak seperti di India, kamera utama realme C3 yang hadir di sini mengusung tiga sensor, alias ada sebuah sensor tambahan.

Yang utama adalah kamera 12MP dengan bukaan f/1.8, ukuran piksel 1,25um, 5P lens dan PDAF. Kamera ini mendukung pembesaran digital hingga 4 kali, plus fitur-fitur seperti AI HDR serta AI Beauty. Terdapat juga mode expert dimana kamu bisa mengatur fokus, eksposur, white balance, ISO (hingga 6400) dan kecepatan (hingga 16 detik) pada ponsel ini.

Dua kamera tambahan lainnya punya resolusi 2MP f/2.4, dengan fungsi masing-masing untuk portrait dan macro alias foto jarak dekat hingga 4cm. Tak banyak ponsel sekelasnya yang dilengkapi dengan dua kamera, namun lagi-lagi realme memberikan nilai ekstra dengan menambahkan satu kamera makro sebagai nilai tambah yang menarik, membuat kamera ponsel ini lebih fleksibel untuk mengambil foto.

Meski belum dilengkapi mode malam seperti realme 5 series, realme C3 juga dilengkapi mode expert serta Chroma Boost, yang mampu meningkatkan saturasi foto sehingga terlihat lebih berwarna. Dukungan perekaman video hingga resolusi 1080p 30fps, dan video slo-mo 120fps pada resolusi 480p. Hanya saja, belum dilengkapi dengan Electronic Image Stabilization (EIS), jadi kamu memerlukan tangan yang stabil agar hasil rekam video tidak terlihat goyang.

Secara keseluruhan, hasil foto dari kamera C3 bisa dibilang memuaskan untuk kelasnya. Detil yang dihasilkan cukup baik pada kondisi cahaya melimpah bahkan kondisi cahaya cukup. Tentunya, pada pencahayaan kurang, foto akan secara otomatis terlihat lebih halus, tapi masih cukup untuk sekadar dibagikan ke media sosial. Mode potret bekerja cukup baik, serta mode makro memberikan perspektif baru dalam mengambil foto. Berikut beberapa hasil foto dari realme C3.

Indoor, cahaya melimpah.

 

Outdoor, pencahayaan cukup.

 

Outdoor, pencahayaan kurang.

 

Mode ultra-macro.
Mode potret.

 

Fitur

realme C3 menjadi ponsel realme pertama yang secara bawaan menggunakan tampilan antarmuka terbaru, realme UI berbasis Android 10 dan ColorOS 7. Yup, tak lagi menggunakan nama ColorOS seperti pada ponsel OPPO, realme memberikan kustomisasi khusus sehingga memutuskan untuk menggunakan nama sendiri. Saat ini, realme UI juga sudah tersedia untuk realme 3 Pro dan realme XT melalui software update, menyusul ke realme X2 Pro yang dijadwalkan di bulan Maret mendatang.

Yang membuat realme UI menarik adalah tampilannya yang semakin simpel dan mendekati stock Android. Semua elemen ikon yang ada dibuat praktis dan lebih optimal untuk penggunaan satu tangan. Secara default, bentuk ikon dibuat membulat dengan widget pencarian Google diletakkan di sisi bawah. Tentu kamu dapat memindahnya dan mengubahnya, karena realme UI tetap memberikan banyak pilihan kustomisasi agar sesuai dengan selera masing-masing pengguna.

Menu pengaturan juga disusun ulang, dengan fitur Dark Mode yang kini sudah lulus dari menu realme Labs. Fitur tersebut dapat kamu aktifkan secara manual, maupun dijadwalkan pada jam-jam tertentu. Ada juga fitur dimana kamu dapat memaksa aplikasi pihak ketiga untuk berubah tema menjadi gelap, namun fitur ini masih dalam versi beta.

Hadir juga fitur Focus Mode, dimana kamu dapat berkonsentrasi tanpa terganggu dari aplikasi dan notifikasi ponsel. Fitur ini berfungsi serupa Do Not Disturb (DND), dan dapat diakses secara mudah lewat bar notifikasi. Atur durasi sesuai keinginan, dan realme C3 bisa bantu kamu untuk rileks lebih mudah, lengkap dengan tambahan ambient noise seperti suara hembusan angin natural atau ladang padi.

Serta fitur-fitur tambahan kecil lainnya seperti gestur tangkapan layar menggunakan tiga jari, double-tap untuk mematikan dan menghidupkan layar, Game Space yang diperbarui, dan built-in screen recording yang kini bisa merekam suara sistem secara langsung tanpa melalui mikrofon.

Performa

realme C3 menggunakan chipset MediaTek Helio G70 octa-core hingga 2,0Ghz, pertama di Indonesia. Chipset dengan prosesor fabrikasi 12nm ini dilengkapi dengan GPU ARM Mali-G52, yang diklaim cukup powerful untuk kebutuhan gaming namun tetap efisien daya. Dikombinasikan dengan MediaTek Gaming Technology yang dapat mengoptimalkan latensi jaringan agar tetap rendah dan mengurangi lag saat bermain game.

Skor benchmark Antutu realme C3

Helio G70 juga membawa Display Latency Optimization yang bisa memberikan waktu respon layar lebih cepat, sehingga kontrol layar saat digunakan untuk main game MOBA bisa lebih optimal. Varian yang kami uji adalah realme C3 dengan RAM 3GB dan memori internal 32GB. Jenis RAM yang digunakan sudah LPDDR4X, dengan peningkatan kinerja grafis 20% serta kinerja RAM 100% lebih baik jika dibandingkan dengan LPDDR3.

Secara keseluruhan, ponsel terasa cukup gegas saat digunakan untuk membuka beragam jenis aplikasi. Sesekali aplikasi membutuhkan reload, namun proses terjadi cukup cepat berkat prosesor yang kencang.

Baterai

Sama seperti sang kakak, realme 5i, realme C3 juga dilengkapi baterai berkapasitas besar di 5000 mAh. Sulit untuk menghabiskan masa pakai baterai ponsel ini dalam waktu satu hari. Kalau kamu hanya menggunakannya secara kasual dengan sesekali main game, realme C3 tentu dapat bertahan hingga dua hari pemakaian dengan mudah.

Melalui hasil tes, realme C3 dapat digunakan untuk bermain PUBG: Mobile hingga 10 jam, menelepon hingga 43 jam, serta nonton video maupun streaming musik hingga 19 jam. Sayangnya, ponsel ini belum dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat. Menggunakan charger 10 watt, perlu waktu hingga 3,5 jam untuk mengisi daya baterai ponsel mulai kosong hingga penuh.

Yang menarik, meski hadir dengan harga lebih murah, realme C3 masih membawa fitur yang diturunkan dari realme 5i, yaitu reverse charging. Menggunakan kabel OTG khusus, kamu dapat mengisi daya perangkat lain dan membuat realme C3 layaknya power bank atau baterai cadangan.

Kesimpulan

spesifikasi dan harga realme C3

Layar besar, performa ngebut, asyik saat dipakai nge-game dan punya tiga kamera fleksibel. realme C3 menawarkan banyak sekali fitur yang tak banyak bisa ditemukan untuk ponsel sekelasnya. Penggunaan Sunrise Design dengan finishing doff juga membuat ponsel ini terlihat lebih elegan.

Mengadopsi AI Triple Rear Camera, kamu dapat mengabadikan berbagai macam objek serta momen dengan mudah. Dan penggunaan chipset MediaTek Helio G70 membuat ponsel ini asyik untuk nge-game. Dipakai foto, bermain game, maupun menjelajah aplikasi melalui sistem antarmuka realme UI yang lebih baik, realme C3 mampu digunakan hingga dua hari berkat baterai ekstra besar 5000 mAh.

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, tentu kami merekomendasikan realme C3 sebagai pilihan yang menarik pada rentang harga Rp1,5 jutaan.

Update:
Realme pada tanggal 24 Februari mengadakan online flash sale untuk pertama kalinya di Lazada, realme.com dan Akulaku. Produsen smartphone yang merupakan sub-brand dari OPPO ini mengumumkan bahwa realme C3 telah terjual sebanyak 5.000 unit hanya dalam waktu 60 detik di Lazada. Tak hanya itu, jika jumlah penjualan digabungkan dengan dua platform e-commerce lainnya, tidak kurang dari 10.000 unit realme C3 telah terjual habis hanya dalam waktu 5 menit pertamanya di Lazada, realme.com dan Akulaku.

Beli realme C3 di:

Lazada Shopee Blibli   Eraspace Tokopedia.com

 Spesifikasi realme C3

Klik pada gambar untuk spesifikasi lebih lengkap

General

Device Type Smartphone
Model / Series Realme C3
Released 19 Februari, 2020
Status Available
Price Rp1.699.000 (3+32GB)

Platform

Chipset MediaTek Helio G70 (12 nm)
CPU Octa-core (2x2.0 GHz Cortex-A75 & 6x1.7 GHz Cortex-A55)
GPU ARM Mali-G52
RAM (Memory) 3 GB
Storage 32 GB
Operating System Android 10
User Interface realme UI 1.0

Design

Dimensions 164.4mm * 75.mm * 9mm
Weight 195 g
Design Features Warna: Frozen Blue, Blazing Red
Battery Non-removable Li-Po 5000 mAh battery

Network

Network Frequency GSM/ HSPA / LTE
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Data Speed HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/75 Mbps

Display

Screen Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size and Resolution 6.5 inches, HD+ 720 * 1600
Touch Screen capacitive touchscreen
Features Perlindungan: Corning Gorilla Glass 3

Camera

Multi Camera Yes (Rear)
Rear 12 MP, f/1.8, (wide), 1/2.8", 1.25µm, PDAF; 2 MP, f/2.4, 1/5", 1.75µm (dedicated macro camera) 2 MP, f/2.4, 1/5", 1.75µm, depth sensor
Front 5 MP, f/2.4, 27mm (wide), 1/25", 1.12µm
Flash Yes
Video 720p / 1080p, 30fps Slo-Mo (120fps / 480p)
Camera Features LED flash, HDR, panorama, Chrome Boost, AI Beauty,

Connectivity

Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world. Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices. 5.0, A2DP, LE
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky. Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device. No
Wireless Charging Wireless Charging (Inductive Charging) uses an electromagnetic field to transfer energy between two objects. This is usually done with a charging station. Energy is sent through an inductive coupling to an electrical device, which can then use that energy to charge batteries or run the device. No
NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range. No

Smartphone Features

Multimedia Features Loudspeaker, Port Jack 3.5 mm
FM Radio Yes
Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages. HTML 5
Messaging SMS, MMS, Online
Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device. GPS / Beidou / Galileo / Glonass / A-GPS Sensor Induksi Magnetik
Sensor Cahaya Sensor Jarak Gyro-meter
Sensor Akselerometer Sensor Sidik Jari
Other Reverse Charging

Disclaimer: artikel ini merupakan kerja sama dengan realme Indonesia

79%
Paket lengkap!

Review realme C3

Untuk harga yang ditawarkan, realme C3 menawarkan fitur komplet yang membuatnya mudah untuk direkomendasikan sebagai pilihan utama.

Beli
Beli realme C3 di Lazada
  • Design
  • Display
  • Camera
  • Features
  • Performance
  • Battery
3 Komen
  1. […] adalah realme Narzo 20A, Narzo 20 & Narzo 20 Pro. Seri yang pertama punya desain menyerupai realme C3, sementara realme Narzo 20 terlihat seperti realme C15 yang lebih premium. Dan menjadi varian […]

  2. […] Infinix menyematkan chipset MediaTek Helio G70 octa-core 12nm. Diluncurkan awal tahun ini, realme C3 yang gunakan chipset sama punya performa yang sangat baik. Chipset tersebut dipasangkan dengan RAM […]

  3. […] teknologi asal Indonesia, Gіzmоlоgі ѕеndіrі mеngаtаkаn bіlа hаѕіl tаngkараn kаmеrа dаrі роnѕеl іnі […]

Tinggalkan Balasan