Jakarta, Gizmologi – Netflix sebagai aplikasi over-the-top (OTT) yang cukup laris di Indonesia menghadirkan paket dengan iklan. Apa itu paket Netflix dengan iklan?
Paket Netflix dengan iklan merupakan paket langganan yang harganya terjangkau dibandingkan dengan paket langganan regular mereka. Meski terjangkau, akan ada beberapa iklan di sela-sela tayangan. Bila dibayangkan, paket Netflix dengan iklan akan seperti halnya kita menonton televisi namun dengan internet.
Perusahaan menjelaskan langkah menghadirkan paket ini ialah untuk memberi lebih banyak pilihan paket dengan harga yang lebih terjangkau bagi anggota, sekaligus membuka peluang baru bagi branddan pengiklan untuk menjangkau audiens Netflix. Paket ini juga sudah dihadirkan sejak 2022 di 12 negara dan hasilnya terlihat positif.
Paket Netflix dengan Iklan Disukai Pengiklan

Saat ini, paket Netflix dengan iklan telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan secara global, dengan lebih dari 80% anggota paket beriklan aktif menonton setiap minggunya. Paket Netflix dengan iklan juga terus menunjukkan pertumbuhan positif dan kini menyumbang lebih dari 60% total pelanggan baru pada kuartal pertama tahun ini.
Netflix saat ini bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan secara global. Angka ini naik 70% dibanding tahun sebelumnya dan diproyeksikan meraih pendapatan iklan sekitar US$3 miliar tahun ini, dua kali lipat dibandingkan 2025.
Dan di 2027, terdapat 15 negara yang akan mendapatkan paket ini. Yaitu Indonesia, Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss.

“Indonesia. Bagi anggota, ini berarti lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka. Sementara bagi pengiklan, ini membuka peluang untuk terhubung dengan lebih banyak penggemar Netflix yang aktif dan terlibat di seluruh dunia,” ujar Amy Reinhard, President of Advertising Netflix.
Dengan ragam hiburan untuk berbagai momen, Netflix juga terus memperluas inventaris iklan premium di platformnya. Mulai 2027, pengiklan akan memiliki akses terhadap format iklan baru di podcast dan video vertikal secara global.

Netflix juga terus mengembangkan peluang kolaborasi brand melalui Tudum, situs resmi penggemar Netflix yang mencatat lebih dari 24 juta views setiap bulannya melalui konten eksklusif dan rangkuman tayangan populer. Selain itu, Netflix telah memanfaatkan teknologi AI selama bertahun-tahun untuk mendukung proses kreatif dan pengembangan cerita, termasuk untuk menghadirkan pengalaman iklan yang lebih imersif, interaktif, dan efektif di platformnya.
“Kami memiliki teknologi terdepan, deretan hiburan berkualitas mulai dari serial, film, podcast, hingga live event, serta audiens yang sangat aktif dan engaged. Kami telah membuktikan efektivitasnya, dan kini memperluas bisnis iklan ke lebih banyak area. Netflix siap bersaing,” jelas Reinhard.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



