Jakarta, Gizmologi – IdeaFest 2026, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia siap hadir pada 4-6 September 2026. Ini merupakan tahun ke-15 IdeaFest dilaksanakan.
Di tahun ini, IdeaFest mengusung tema ReHumanize, yang membahas pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah cara manusia hidup, bekerja dan berinteraksi. Tema ini menjadi ajakan bagi seluruh pelaku industri untuk kembali menempatkan manusia sebagai pusat inovasi.
“Tema ReHumanize merupakan sebuah gerakan kolektif yang relevan di tengah percepatan teknologi saat ini. Kami percaya bahwa di balik setiap inovasi, harus selalu ada nilai kemanusiaan sebagai fondasi. Tanpa itu, teknologi dapat kehilangan arah dan makna,” ujar Desy Bachir, Co-chair IdeaFest, di Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Baca Juga: IdeaFest 2023 Dukung Pertumbuhan Industri Kreatif Tanah Air
IdeaFest 2026 Ingin Bahas Dampak Teknologi Terhadap Manusia

Desy melanjutkan, IdeaFest 2026 ingin menghadirkan ruang diskusi lintas industri yang memastikan inovasi tetap human-centered, sekaligus membuka percakapan mengenai dampak teknologi terhadap manusia secara sosial, budaya, dan emosional. Sebagai gambaran, studi PwC Indonesia, sebanyak 69% pekerja di Indonesia telah menggunakan AI dalam aktivitas profesional mereka selama setahun terakhir, dengan 16% di antaranya memanfaatkannya setiap hari.
Kondisi ini menunjukkan bahwa teknologi kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari dan membutuhkan pendekatan yang lebih berorientasi pada manusia. Menjawab dinamika tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) turut mendukung IdeaFest 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemanfaatan AI yang lebih inklusif, relevan, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bagi Indosat, perkembangan teknologi dan AI bukan hanya soal inovasi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat membantu manusia tetap terkoneksi, berkarya, dan membuka peluang baru di era digital. Indosat percaya bahwa manusia harus tetap menjadi pengarah utama dalam pemanfaatan teknologi, sementara AI hadir untuk memperkuat kemampuan, kreativitas, dan dampak yang dapat diciptakan manusia. Dengan demikian, teknologi dapat dibangun berdasarkan kebutuhan nyata dan memberikan dampak yang relevan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

“Bagi kami, teknologi dapat membantu mempercepat banyak hal, tetapi ide, empati, dan perspektif manusia tetap menjadi hal yang tidak tergantikan. AI seharusnya memperluas potensi manusia, bukan mengambil alih perannya,” ungkap Ovidia Nomia, SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison.
IdeaFest 2026 Ajak Beragam Pembicara dan Hadirkan Program Baru

Di IdeaFest 2026 terdapat banyak pembicara yang bisa kalian temui. Pembicara yang dipilih merupakan sosok inspiratif dari berbagai bidang yang memiliki dampak positif bagi perkembangan industri kreatif. Mereka adalah ahli di berbagai bidang seperti film, musik, fashion, teknologi, politik, F&B, komedi, olahraga, dan lain-lain.
Sebagai bagian dari penyegaran, IdeaFest menghadirkan program baru JKTGO SUPER CRAZY FESTIVAL melalui kolaborasi program bersama JKT GO. Program ini merupakan bazar kurasi yang menampilkan lebih dari 200 brand lokal sebagai wadah bagi pelaku usaha kreatif untuk berkembang.
Tiket IdeaFest 2026 pun sudah bisa kalian beli lewat ideafest.id. Harga tiketnya dimulai dari Rp 350 ribu.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



