Jakarta, Gizmologi – WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur penyimpanan cloud miliknya sendiri untuk menyimpan cadangan percakapan pengguna. Setelah sebelumnya diketahui sedang diuji pada perangkat Android, kini fitur serupa juga mulai ditemukan dalam versi beta WhatsApp untuk iOS.
Informasi tersebut pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo pada WhatsApp beta versi 26.28.10.16 untuk iPhone. Jika nantinya diluncurkan secara luas, pengguna tidak hanya bergantung pada layanan penyimpanan milik pihak ketiga seperti Google Drive atau iCloud untuk mencadangkan riwayat percakapan mereka.
Langkah ini menunjukkan upaya WhatsApp untuk memberikan kontrol yang lebih besar terhadap proses penyimpanan data pengguna. Selain itu, kehadiran layanan cloud milik sendiri berpotensi membuat pengalaman backup dan pemulihan chat menjadi lebih konsisten di berbagai platform, terutama bagi pengguna yang berpindah dari Android ke iPhone atau sebaliknya.
Baca Juga: Cara Membuat Username WhatsApp, Alternatif Tanpa Perlu Berbagi Nomor ke Orang Lain
Alternatif Baru Selain Google Drive dan iCloud

Saat ini, pengguna Android dapat menyimpan cadangan chat ke Google Drive, sementara pengguna iPhone mengandalkan iCloud. Melalui fitur baru ini, WhatsApp disebut akan menawarkan pilihan tambahan berupa penyimpanan cloud internal yang terintegrasi langsung dengan aplikasinya.
Berdasarkan informasi yang beredar, WA akan menyediakan ruang penyimpanan gratis sebesar 2GB bagi setiap pengguna. Meski kapasitas tersebut mungkin cukup untuk sebagian orang, pengguna dengan riwayat percakapan panjang atau banyak file media kemungkinan membutuhkan ruang yang lebih besar.
Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa WA sedang mempertimbangkan paket berbayar. Salah satu opsi yang dikabarkan sedang diuji adalah kapasitas penyimpanan 50GB dengan biaya sekitar US$0,99 per bulan.
Fokus pada Keamanan dan Enkripsi
Salah satu aspek yang paling disorot dari fitur ini adalah keamanan. WhatsApp disebut akan menerapkan enkripsi end-to-end secara default pada seluruh cadangan yang disimpan di cloud miliknya. Dengan demikian, hanya pengguna yang memiliki akses ke kunci keamanan yang dapat membuka data tersebut.
Pengguna nantinya dapat memilih beberapa metode perlindungan tambahan, mulai dari passkey, kata sandi, hingga kunci enkripsi 64 digit. Pendekatan ini berbeda dengan sistem backup yang saat ini digunakan melalui Google Drive dan iCloud, di mana fitur enkripsi tambahan masih bersifat opsional.
Meski terdengar menjanjikan, fitur penyimpanan cloud milik WhatsApp ini masih berada dalam tahap pengembangan. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncurannya. Seperti fitur-fitur baru WhatsApp lainnya, kemungkinan besar layanan ini akan lebih dulu tersedia bagi pengguna beta sebelum dirilis secara bertahap ke seluruh pengguna di Android dan iOS.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

