alexa

Tips Membeli iPhone Bekas, Lima Poin Wajib Tahu!

Ingin memiliki smartphone Apple tapi dana terbatas? Maka membelinya dalam kondisi seken atau bekas bisa menjadi solusi terbaik. Meski begitu, Gizmo friends harus cukup berhati-hati dalam memilih, agar tidak apes dan mendapat unit kurang baik. Berikut kami rangkumkan tips beli iPhone bekas supaya mendapatkan smartphone yang prima.

Saat ini, membeli iPhone bekas memang terasa agak menyulitkan. Ketika mengakses situs e-dagang kenamaan, cukup banyak toko yang menjual seri iPhone yang ingin kita beli. Dengan harga dan kondisi yang sangat beragam, tentunya. Sehingga tak sedikit masyarakat yang bingung dan memerlukan tips beli iPhone bekas.

Baca juga: Review iPhone XR di 2021: Batas Bawah yang Masih Sangat Layak

Mencari iPhone bekas memang gampang-gampang sulit. Berbeda dengan Samsung, misalnya, yang masih cukup banyak dijual dalam kondisi bekas bergaransi resmi. Sementara untuk produk Apple, memang ada yang bergaransi resmi dari distributor seperti iBox. Namun umumnya, harga bisa terpaut lebih mahal dari unit non-resmi. Harus merogoh kocek lebih dalam.

Langsung saja, berikut adalah tips beli iPhone bekas yang bisa kamu terapkan ketika sedang mencari smartphone Apple idaman.

Tips beli iPhone bekas

1. Lakukan Pengecekan Standar

iPhone 7

Sama seperti ketika sedang membeli smartphone pada umumnya, kamu bisa lakukan pengecekan untuk memastikan fitur-fitur atau fungsi berjalan dengan normal. Mulai dari kamera, speaker, tombol-tombol, konektivitas hingga fitur keamanan seperti Face ID dan Touch ID—untuk bagian ini, pastikan kamu benar-benar mencoba sampai bisa ter-registrasi ya.

Mengingat sekarang sudah ada pemberlakuan IMEI oleh pemerintah, pastikan pula bila iPhone bekas yang hendak kamu beli bisa menangkap jaringan operator yang ada di Indonesia. Dan tentunya pengecekan fisik, apakah sesuai dengan deskripsi yang sudah diinformasikan atau tidak. Untuk pengecekan, kamu bisa melakukannya baik secara tatap muka atau pun saat membeli di situs e-dagang.

Bila kamu membelinya di e-commerce, pastikan untuk mengikuti aturan pemilik toko. Umumnya, pembeli harus melakukan perekaman video mulai dari buka paket sampai proses pengecekan unit, supaya fair bila memang ada yang tidak sesuai. Untuk pengecekan lewat aplikasi atau program seperti 3UTools, bisa dijadikan acuan tambahan, namun jangan dijadikan acuan utama ya.

2. Cek Kelengkapan

iPhone XR

Tips beli iPhone bekas yang cukup krusial berikutnya, adalah dengan mengecek kelengkapan unit yang hendak dibeli (kalau memang mau beli unit fullset, ya). Lengkap di sini tak sekadar ada dengan boks dan aksesorisnya, mengingat sangat banyak yang menjual iPhone berstatus “fullset OEM”. Apa maksud dari OEM?

Arti sebenarnya dari perangkat OEM adalah perangkat yang dibuat dengan kualitas menyerupai produk asli, namun dari perusahaan pihak ketiga. Untuk aksesori Apple, charger dan kabel OEM berarti tidak asli, dan kita tentu tak bisa tahu pasti kualitasnya bagaimana. Sementara untuk earphone lightning, versi OEM tak bakal bisa berfungsi selayaknya asli. Baik secara kualitas maupun sambungan, karena harus memerlukan Bluetooth.

Itu saja? Masih ada satu lagi, yaitu kardus atau box. Box iPhone OEM atau non-original umumnya memiliki bobot jauh lebih ringan, dengan cetakan cover lebih kasar dan tidak sebening boks asli. Lalu di bagian deskripsi produk pada sisi belakang, umumnya tulisan tercetak sangat tebal. Dan bila ditilik lebih detail, bakal ada typo atau kesalahan dalam penggunaan spasi.

Meski untuk poin terakhir, sudah banyak boks OEM yang berhasil melakukan replikasi sesuai asli. Poin dari pengecekan ini adalah agar Gizmo friends tidak tertipu. iPhone fullset OEM tentu punya harga jual lebih murah daripada fullset orisinil, mengingat harga kabel, adapter dan earphone tergolong mahal di ratusan ribu rupiah.

3. Pastikan Layar Masih Orisinil

tips beli iPhone bekas

Bisakah Gizmo friends menilai, mana iPhone 7 dengan layar orisinil dan layar yang sudah diganti dengan parts OEM? Ya, unit warna hitam adalah yang asli. Selain layar OEM relatif lebih redup, saturasi warna tidak semaksimal layar orisinil (perhatikan perbedaan warna logo “Bunyi & Haptik”). Bagian ini penting demi akurasi ketika sedang edit foto atau konten visual.

Namun untuk iPhone 8 ke atas dengan fitur True Tone Display, ada cara yang lebih mudah untuk mengecek keasliannya. Yaitu dengan mencari opsi true yang tersembunyi di Control Center atau menu pengaturan layar. Bila opsi tersebut tidak muncul, dipastikan layar perangkat tidak orisinil.

Perhatikan juga bagian pinggir layar ketika menampilkan warna tertentu seperti putih, apakah cahayanya merata atau ada bagian yang lebih terang. Untuk iPhone dengan layar AMOLED, juga bisa cek apakah ada screen burn atau bagian layar yang membekas dan tampilkan visual seperti logo baterai atau lainnya secara konsisten.

4. Kondisi Baterai

Baterai iPhone 7

Namanya iPhone bekas, pasti kondisi baterai sudah menurun akibat penggunaan selama masa pakai. Tips beli iPhone bekas berikutnya adalah dengan mengecek kesehatan baterai, lewat fitur Battery Health yang tersedia untuk iPhone 6s ke atas. Pastikan bila kapasitasnya masih cukup oke (lebih dari 80%), dan tidak muncul notifikasi service alias masih punya performa normal.

Tingkatan battery health sendiri bisa diperkirakan layak atau tidaknya sesuai umur iPhone. Membeli iPhone 7 yang sudah berumur 3 tahun, namun battery health 100%? Sangat besar kemungkinan baterai pernah diganti, kecuali unit tidak pernah dipakai. Tanyakan kepada penjual terkait baterai barunya, mengurangi risiko kalau baterai tersebut sekadar 100% namun performanya kurang baik (sangat boros atau cepat panas, misalnya).

Baterai yang kurang baik bakal terasa lebih cepat panas dari yang seharusnya, atau indikator baterai yang kurang akurat (seperti 15% ke 1% dalam waktu sekejap atau perangkat yang langsung mati setelah melewati 5%). Kecuali kamu sudah berniat untuk mengganti baterai sendiri, maka tahap ini bisa dilewati.

5. Faktor Harga

iPhone 7 005

Pastikan untuk membandingkan harga dari berbagai situs e-commerce, untuk mengetahui patokan harga iPhone bekas yang tepat, mana yang tergolong murah, mana yang mahal. Ingat, bila “too good to be true”, kemungkinan produk tersebut kurang valid. Nggak mungkin dong, iPhone 12 Pro harga Rp2 juta bisa dibeli secara gampang? Kecuali kamu mengakses tulisan ini belasan tahun kemudian.

Bila memang dirasa cukup rumit, yah, namanya juga usaha untuk mendapatkan unit terbaik. Tips beli iPhone bekas ini bisa benar-benar kamu ikuti kalau memang ingin memiliki iPhone yang sesuai, awet digunakan hingga bertahun-tahun ke depan tanpa khawatir ada masalah meski unit sudah berumur.

Semoga bisa membantu Gizmo friends dalam memilih iPhone bekas idamannya. Kalau kamu punya tips lain, silakan tulis pada kolom komentar di bawah ya!

Tinggalkan komen