Terus memperluas ketersediaan ekosistem perangkatnya, Xiaomi mencoba untuk berikan opsi wearables yang lebih baik sebagai pendamping smartphone dalam aktivitas harian penggunanya. Melalui Xiaomi Smart Band 11, dihadirkan sebuah gelang pintar dengan desain familiar. Namun setidaknya membawa tiga pembaruan mulai dari sektor desain, layar, hingga kemampuan pemantauan kesehatan.
Sebelumnya, Xiaomi sudah merilis sejumlah varian smartband berbeda, dan dalam beberapa generasi terakhir setidaknya tersedia dalam tiga varian; standar, Pro sebagai opsi lebih premium, dan Lite untuk versi lebih terjangkau dengan fitur esensial. Xiaomi Indonesia sendiri juga sempat mengumumkan tengah menyiapkan kehadiran serangkaian opsi wearables baru, yakni Smart Band 11 Active, Watch 6 Active dan Watch 6 Lite.
Ya, generasi terbaru smart band Xiaomi kali ini tersedia dalam opsi Lite lebih dulu, sementara Smart Band 11 menyusul setelahnya. Lantas sejauh apa peningkatan spesifikasi Xiaomi Smart Band 11 bila dibandingkan generasi sebelumnya? Tidak begitu banyak, dan bisa dibilang cukup minor.
Baca juga: Xiaomi 18 Fold Pamer Desain di IFA 2026, Warna Burgundy Curi Perhatian
Tampil Warna-Warni, Bodi Makin Ramping

Sekilas pandang, desain Xiaomi Smart Band 11 memang terlihat identik bila dibandingkan generasi sebelumnya, membawa desain bodi membulat, tidak seperti kompetitornya seperti Huawei Band yang cenderung menampilkan bentuk persegi panjang. Kabar baiknya, kini bodi tersebut dibuat sedikit lebih ramping dan ringan.
Kalau sebelumnya 10,95mm, kini ketebalan Xiaomi Smart Band 11 hanya 9,99mm, alias kurang dari 10mm. Sementara bobotnya turun sangat tipis secara angka, dari 15,95 gram ke 15,58 gram (tanpa strap). Ya, walaupun angkanya tidak begitu signifikan, tetap menjadi kabar baik mengingat sebuah smartband umumnya dikenakan sepanjang hari. Sehingga akan meningkatkan kenyamanan penggunaan.

Peningkatan berikutnya ada pada aspek layar, di mana layar Xiaomi Smart Band 11 kini dapat menyala lebih cerah hingga 2000 nits (vs 1500 nits pada generasi sebelumnya). Sementara itu dimensinya tetap 1,72 inci, yang tergolong lega untuk sebuah gelang pintar ringkas. Tetap menggunakan panel AMOLED, dengan bezel yang tebalnya hanya 2mm saja.
Lanjut ke peningkatan terakhir, ada pada faktor pemantauan kualitas tidur. Di mana Xiaomi Smart Band 11 kini dapat mengukur tingkat HRV sepanjang sesi tidur, dan kemudian dapat memberikan interpretasi maupun rekomendasi yang memanfaatkan AI. Bersamaan dengan itu, Xiaomi juga sebutkan bila sensor pemantauan denyut jantung dan saturasi oksigen yang lebih akurat.
Harga Xiaomi Smart Band 11 Mulai Rp700 Ribuan

Selebihnya, spesifikasi smartband Xiaomi terbaru di awal September 2026 ini kurang lebih masih sama. Mengusung kapasitas daya 233 mAh, baterai Xiaomi Smart Band 11 diklaim bisa bertahan hingga 21 hari penggunaan normal. Bila mengacu pada generasi sebelumnya yang juga memberikan angka sama, untuk penggunaan lebih intens, tetap bisa bertahan sampai 9 hari.
Menjalankan HyperOS 4 terbaru, Xiaomi Smart Band 11 juga dapat tersambung ke ekosistem perangkat lainnya seperti smart home hingga kendaraan, dengan kendali fungsi yang bisa diakses langsung dari layar pergelangan tangan. Fitur dasar lainnya seperti pemantauan stress sampai dukungan pelacakan lebih dari 150 jenis olahraga tetap hadir. Begitu pula dengan sertifikasi 5ATM yang membuatnya juga bisa melacak aktivitas berenang.
Harga Xiaomi Smart Band 11 dibanderol mulai CNY289 (Rp759 ribuan), dan Xiaomi juga merilis varian dengan material premum seperti metal hingga keramik dalam harga CNY399 (Rp1,05 jutaan). Mari kita nantikan kehadiran smartband Xiaomi pintar satu ini secara resmi ke Indonesia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

