Mengenal Computational Photography, Inovasi Teknologi Kamera Smartphone OPPO

Kemajuan teknologi yang berperan dalam hasilkan fotografi terbaik, tak hanya berkutat pada perangkat keras atau hardware saja. Dalam beberapa tahun terakhir, kemampuan sebuah kamera smartphone dalam hasilkan konten foto maupun video terbaik, juga berasal dari kemampuan olah digital, atau yang disebut dengan computational photography.

Mungkin Gizmo friends sudah pernah mengetahui bila ada vendor smartphone yang bisa hasilkan foto terbaik dalam semua kondisi pencahayaan, meski hanya memiliki satu sensor kamera yang secara hardware pun bukan yang paling superior. Alasannya, tentu saja berkat fotografi komputasi yang optimal. Kini, di tahun 2021, OPPO mencoba untuk terapkan teknik tersebut ke dalam video lewat Bokeh Flare Portrait di OPPO Reno6.

Sebelumnya, melalui seri OPPO Reno5, dihadirkan fitur AI Highlight Video yang secara pintar bisa optimalkan hasil perekaman video baik dalam kondisi backlight, maupun pencahayaan gelap, masing-masing diterapkan algoritma HDR hingga mode malam secara real-time. Nantinya, Bokeh Flare Portrait bakal gunakan teknik yang lebih kompleks.

Apa itu Computational Photography?

Bokeh Flare Portrait - OPPO Reno6
Bokeh Flare Portrait pada OPPO Reno6 tampilkan efek secara real-time.

Secara singkat, computational photography atau fotografi komputasional adalah upaya untuk memecahkan batasan perangkat keras pada kamera smartphone dengan memaksimalkan kemampuan algoritma AI dan komputasi yang diproses khusus seperti ISP.

Pada pertengahan tahun 2021, OPPO mencoba menembus batasan baru dengan hasilkan komputasional ke ranah videografi. “Reno6 menjadi seri smartphone pertama yang mencapai bokeh sinematik menggunakan teknik fotografi komputasi,” ujar Aryo Meidianto, PR Manager OPPO Indonesia saat sesi workshop virtual OPPO Reno6 (5/7).

Teknologi computational photography tersebut untuk tahap awal ini diaplikasikan pada fitur Bokeh Flare Portrait Video yang pertama kali bakal hadir di OPPO Reno6.

Sebelum mendetailkan bagaimana cara kerjanya, Aryo memaparkan bila sebelumnya, diperlukan banyak sekali perangkat keras khusus, besar dan mahal untuk dapat menghasilkan efek bokeh sinematik dalam video. Selain kamera dan lensa profesional, tentunya juga tim khusus hingga editor untuk post-production. Lewat OPPO Reno6, semuanya dirangkum dalam hanya menekan sebuah tombol.

Ilustrasi Bokeh Flare Portrait - OPPO Reno6

Secara umum, ada dua proses utama yang diterapkan ketika menggunakan fitur Bokeh Flare Portrait Video pada OPPO Reno6; AI deep learning serta computational vision. Secara real-time, smartphone akan terapkan pemahaman frame-by-frame, lakukan segmentasi subjek manusia dengan akurat bersama dengan latar yang tertangkap kamera.

Terjadi proses rendering tingkat piksel individu, dan tak hanya separasi subjek dengan latar, smartphone juga memproses warna serta kecerahan, agar tetap tertangkap warna aslinya. Efek flare atau pantulan cahaya membulat dihasilkan dari teknik computational vision, berperan berikan pemburaman latar belakang serta tingkatkan saturasi.

Memanfaatkan Jutaan Basis Data demi Efek yang Akurat & Natural

Ilustrasi Bokeh Flare Portrait - OPPO Reno6 - 001
Tangkapan foto dari hasil perekaman video OPPO Reno6 dengan fitur Bokeh Flare Portrait

Ingat, seluruh proses ini berjalan secara real-time, karena diterapkan dalam mode perekaman video. Lewat sebuah perangkat ringkas, OPPO Reno6 bisa mengeliminasi keperluan alat berat dan mahal untuk hasilkan efek potret dalam video. Nah, selain teknik komputasi di atas, masih ada hal lain yang juga krusial agar efek bokeh tampil natural.

Selama pengembangan fitur baru ini, OPPO telah memiliki dataset video yang cukup besar, termasuk lebih dari 10 juta database tangkapan potret. Fungsinya? Dari database tersebut, semuanya digunakan untuk membangun teknik kecerdasan dalam mendeteksi postur hingga tubuh manusia, kedalaman atau depth-of-field, angle dan sumber cahaya hingga skenario lainnya dalam AI.

Pengenalan skenario berbasis AI pada OPPO Reno6 diklaim punya akurasi tinggi hingga 97%. Dengan begitu, peningkatan saturasi tak sekadar menambah warna ke seluruh objek yang ditangkap kamera. Efek terhadap wajah akan tampil natural, sembari seimbangkan eksposur pada latar cuaca cerah dalam kondisi backlight, misalnya, melalui AI Highlight Video.

Bokeh Flare Portrait Video Hasil Pengembangan R&D OPPO

Perkembangan teknologi kamera OPPO R&D
Perkembangan teknologi kamera OPPO sejak 2014.

Pencapaian teknologi yang memanfaatkan fotografi komputasi ini dilakukan OPPO sejak 2014 lalu. Saat itu, OPPO Find7 hadir sebagai smartphone yang bisa menangkap foto hingga resolusi 50MP, lewat sebuah teknik Ultra-HD Multi-Shot. Kemudian pada 2016, OPPO R9s hadir dengan teknologi Multi-frame Noise Reduction untuk hasilkan foto yang lebih bebas buram.

Sementara untuk fitur video, OPPO hadirkan fitur stabilisasi unggulannya, Ultra Steady Video Stabilization pada seri Reno2 yang rilis di 2019, dengan mekanisme kamera depan yang canggih. Diikuti oleh fitur AI Color Portrait pada Reno4 dan AI Highlight Video di OPPO Reno5. Inovasi yang terus berlanjut, berikan kemudahan hasilkan video artistik bagi konsumen.

Tinggalkan komen