Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Startup Ini Sediakan Pos Pengisian Daya Drone, Begini Cara Kerjanya

Salah satu masalah yang masih menggelayuti dunia drone adalah soal durasi terbangnya yang rerata belum bisa lama. Mengatasi hal ini, sebuah perusahaan rintisan asal California, AS mengembangkan pos pengisian daya drone secara independent untuk keperluan komersial.

Adalah startup Birdstop yang membuat stasiun pengisian daya drone sehingga drone bisa dipakai lebih lama dengan mengangkat beban lebih berat. Baru-baru ini, tim dronelife.com berkesempatan mewawancarai CEO sekaligus co-founder Birdstop, Keith Miao, di Pameran Komersial Kendaraan Udara Tanpa Awak di London, Inggris.

Keith mengatakan ide di balik Birdstop adalah seiring dengan industri drone komersial yang berkembang, operasi jarak jauh dengan durasi lama akan menjadi hal yang umum. Operasi Beyond Visual Lines of Sight atau BVLOS dites dan disepakai di seluruh dunia. Akan tetapi, mayoritas drone berbasis baling-baling hanya menerima daya baterai untuk waktu terbang antara 20 dan 30 menit saja, ungkapnya.

“Hal ini memberikan batasan terhadap keberhasilan operasi pesawat udara tanpa awak. Mengerahkan jaringan pengisian daya drone melalui Birdstop untuk mengotomatisasikan pengelolaan baterai akan membuat drone bisa terbang tanpa batas dengan waktu berhenti minimal,” kata Keith.

Contoh drone komersial. Foto oleh komando.com
Related Posts
1 daripada 48

Lalu bagaimana stasiun pengisian daya drone ini bekerja?

“Drone mendarat di stasiun Birdstop menggunakan visi komputer. Lalu baterai yang digunakan drone tersebut diekstraksi dan ditempatkan ke dalam mode pengisian daya di dalam pos ini. Lalu baterai yang baru dimasukkan ke dalam drone kemudian dihidupkan. Drone pun bisa lepas landas guna melanjutkan misinya,” kata Keith.

Keith mengatakan Birdstop telah memfokuskan firmanya ini pada riset dan pengembangan dan pengetesan ke konsumen di sektor pertanian sejak 2018. Sedangkan 2019 merupakan tahun dimana teknologi di balik stasiun pengisian daya drone ini dipopulerkan di kalangan masyarakat dan kami memperluas penggunaannya.

Keith sendiri berada di London ketika itu untuk membahas soal ketahanan sebuah drone. Diskusi bersama panelis dan audiens saat acara tersebut memberikannya pengetahuan tentang meningkatkan return in investment atau ROI pada penggunaan drone di kalangan pebisnis.

Baca juga: Drone untuk Mencari Pendaki yang Hilang ini Bisa Bekerja Tanpa GPS

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: