Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Liga Mobile Legends Season 4 Tampil Beda dengan Model Waralaba

Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia kembali digelar untuk musim keempat. Moonton, perusahaan pengembangnya, mencoba mengadopsi konsep baru yaitu mengadopsi model franchise atau waralaba. Ini menjadikan MPL merupakan kompetisi esport pertama di Asia Tenggara dengan model ini.

Model waralaba di MPL ini bertujuan untuk membangun keamanan finansial untuk tim dan pemain. Sekaligus menerapkan struktur sistematis dalam industri esport Indonesia, demi tercapainya ekosistem esport yang berkelanjutan.

Logan Shaw, Regional Esport Director of Mobile Legends mengatakan bahwa dengan sistem kemanan finansial, peraturan yang telah distandarisasi, serta regulasi baru yang lebih baik, liga dapat memastikan akuntabilitas dalam manajemen tim.  “Model ini dapat mengatasi rotasi pemain yang berulang kali terjadi karena perekrutan yang terjadi pada sistem sebelumnya,” ujar Logan, saat jumpa pers persiapan liga Mobile Legends (MPL) di Jakarta (22/7/2019).

MPL – ID (Mobile Legends: Bang Bang Professional League) musim keempat akan mencakup delapan minggu pertandingan Reguler, mulai tanggal 23 Agustus 2019 hingga 13 Oktober 2019. Musim Reguler akan diadakan secara offline di XO Hall, Tanjung Duren, sementara Grand Final akan diadakan di Tennis Indoor senayan, Jakarta pada tanggal 26-27 Oktober 2019.

Liga ini akan menampilkan juara Musim 3, Onic Esport beserta tujuh peserta permanen lainnya yautu Alter Ego, Aura, Bigetron Esport, Evos, Geek Fam, Genflix Aerowolf, dan Rex Regum Qeon.

Baca juga : Trik Mendapatkan Gelar “Savage” di Mobile Legends

Kelebihan Model Waralaba di Liga Mobile Legends (MPL)

Model waralaba MPL-ID memberikan slot permanen dalam liga pada setiap tim, dengan biaya waralaba sebesar USD 1 juta yang dibayarkan satu kali. Para tim dan pemain yang berpatisipasi pada MPL musim mendatang akan mendapatkan :

Sistem Permainan yang Adil

Related Posts
1 daripada 12

Di mana setiap tim akan memiliki standar upah maksimal untuk mendorong keseimbangan kekuatan antar tim dan terjaminnya biaya operasional berkelanjutan, dimana para tim akan mendapatkan sumber daya yang setara.

Bagi Hasil

Di mana setiap tim akan mendapatkan lebih dari 50% pendapatan liga sebelum dikurangi biaya operasional dan biaya pemasaran liga sepenuhnya ditanggung oleh liga.

Kemanan Finansial

Untuk player profesional, dimana dalam kontrak pemain akan disebutkan upah minimum dengan masa berlaku kontrak 6 bulan untuk setiap musim.

Keamanan Pekerjaan

Untuk tim dan pemain tidak akan ada sistem degradasi

Peluang Komersialisasi

Dengan investasi bersama dari MOONTON dan para tim, akan memungkinkan liga untuk berkomitmen pada inisiatif jangka panjang untuk mengembangkan hubungan dengan mitra utama untuk menciptakan aliran pendapatan baru dan solusi pemasaran untuk merek, tim, dan pemain.

Moonton akan menggelar berbagai turnamen untuk menyediakan lebih banyak pentas bagi para pemain tidak hanya menjadi pemain profesional, tetapi juga berperan penting dalam industri seperti organisasi turnamen, MC, dan berbagai perangkat turnamen baik di depan serta di belakang layar.