Jakarta, Gizmologi – Bocoran ASUS Pad mulai muncul, dan ini menjadi tren baru dipasaran dan mulai banyak brand yang mulai merambah ke pasar tersebut. ASUS melihat pasar tablet mulai digemari oleh para konsumen, karena memang perilaku konsumen memang mencari perangkat yang nyaman untuk bermobilitas tinggi.
Render yang beredar dan dilansir dari Android Headlines menampilkan desain cukup modern dengan bezel tipis dan bodi ramping. Jika informasi ini akurat, perangkat tersebut akan bermain di segmen premium dengan fokus pada layar OLED berkualitas tinggi serta pengalaman multimedia.
Langkah ini cukup menarik. Setelah hengkang dari smartphone, banyak yang mengira ASUS akan lebih fokus ke laptop, gaming PC, dan komponen. Kehadiran tablet baru justru membuka kemungkinan bahwa perusahaan masih melihat peluang di kategori perangkat portabel, terutama untuk produktivitas dan hiburan.
Baca Juga: ASUS Zenbook Terbaru Resmi Meluncur, Andalkan AI Lokal dan Material “Ceraluminum”
ASUS Pad Hadirkan Layar OLED 144Hz Jadi Nilai Jual Utama

ASUS Pad dirumorkan memakai layar 12,2 inci dual-layer OLED dengan refresh rate 144Hz. Teknologi ini disebut mirip konsep Tandem OLED milik Apple, yang menggabungkan dua lapisan OLED untuk meningkatkan kecerahan, efisiensi daya, dan umur panel.
Jika benar, ini akan menjadi salah satu nilai jual terkuat tablet tersebut. Kombinasi layar besar, OLED, dan refresh rate tinggi sangat menarik untuk streaming, gaming, hingga pekerjaan kreatif seperti editing ringan dan ilustrasi digital.
Dukungan Dolby Vision dan Dolby Atmos juga menunjukkan ASUS ingin menempatkan perangkat ini sebagai pusat hiburan portabel. Di atas kertas, spesifikasinya terdengar menjanjikan untuk menantang pemain besar seperti Apple iPad dan Samsung Galaxy Tab di kelas atas.
Namun spesifikasi layar tinggi biasanya datang bersama harga yang tidak murah. Itu bisa menjadi tantangan tersendiri jika ASUS ingin bersaing di pasar tablet yang relatif lebih sempit dibanding smartphone.
Tipis dan Ringan, Tapi Masih Banyak Tanda Tanya



ASUS Pad juga disebut membawa baterai 9.000mAh, bobot 523 gram, dan ketebalan hanya 6,5mm. Angka tersebut cukup kompetitif untuk perangkat 12 inci, terutama jika ASUS mampu menjaga daya tahan baterai tetap baik.
ASUS juga disebut menyiapkan case resmi yang bisa berfungsi sebagai stand. Aksesori seperti ini penting karena tablet modern kini semakin sering diposisikan sebagai perangkat kerja fleksibel, bukan sekadar layar besar untuk menonton.
Meski begitu, masih banyak informasi yang belum diketahui. Chipset yang digunakan, dukungan stylus, keyboard, harga, hingga jadwal rilis masih misterius. Bahkan alasan ASUS kembali masuk ke segmen ini juga belum jelas.
Pada akhirnya, ASUS Pad terlihat seperti proyek ambisius di tengah keputusan perusahaan meninggalkan smartphone. Jika dieksekusi tepat, tablet ini bisa membuka babak baru ASUS di pasar perangkat mobile.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



