Jakarta, Gizmologi – Intel menunjuk Dean Jarnac sebagai Executive Vice President sekaligus Chief Sales Officer (CSO) baru. Jarnac akan memimpin organisasi penjualan global Intel dan bertanggung jawab memperkuat hubungan dengan pelanggan serta strategi penjualan untuk berbagai lini bisnis, mulai dari PC, data center, AI, networking, hingga ASIC.
Jarnac dijadwalkan bergabung dengan mereka pada September dan akan melapor langsung kepada CEO Lip-Bu Tan. Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya Intel memperkuat eksekusi bisnis di tengah perubahan strategi perusahaan dan persaingan industri semikonduktor yang semakin ketat.
Sebelum bergabung dengan Intel, Jarnac menjabat sebagai Chief Sales Officer di Marvell. Di posisi tersebut, ia bertanggung jawab atas organisasi penjualan global, field application engineering, serta operasional penjualan perusahaan. Ia juga memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri semikonduktor, termasuk melalui posisi kepemimpinan di Broadcom dan AMD.
Baca Juga: Tencent Hy3 Kini Tersedia Secara Global, Perluas Akses AI untuk Developer
Jarnac Bawa Pengalaman di Marvell, Broadcom, dan AMD

Lip-Bu Tan menyebut pengalaman Jarnac dalam membangun organisasi penjualan serta hubungan dengan pelanggan menjadi salah satu alasan di balik penunjukan tersebut. Menurut Tan, fokus terhadap pelanggan dan eksekusi akan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan ke depan.
Bagi perusahaan, peran Jarnac mencakup portofolio bisnis yang cukup luas. Selain bisnis client dan data center, ia juga akan menangani penjualan yang berkaitan dengan AI, networking, dan ASIC. Cakupan tersebut menunjukkan bahwa posisi CSO tidak hanya berfokus pada penjualan PC, tetapi juga berbagai area yang menjadi bagian dari transformasi bisnis Intel.
Pergantian Pimpinan Setelah 27 Tahun
Jarnac menggantikan Greg Ernst, yang akan meninggalkan setelah menghabiskan 27 tahun di perusahaan tersebut. Intel tidak menjelaskan secara rinci alasan kepergian Ernst maupun apakah ia akan melanjutkan karier di perusahaan lain.
Dalam pernyataan resminya, kabarnya mereka menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ernst selama hampir tiga dekade. Sementara itu, Jarnac mengatakan dirinya tertarik bergabung dengan Intel karena melihat kombinasi teknologi, talenta, dan hubungan pelanggan perusahaan sebagai modal untuk menghadapi peluang berikutnya.
Penunjukan Jarnac akan menjadi salah satu langkah yang perlu diperhatikan setelah ia resmi mulai bekerja pada September. Dengan pengalaman panjang di sejumlah perusahaan semikonduktor besar, tantangan berikutnya adalah menerjemahkan hubungan industri dan pengalaman penjualannya menjadi pertumbuhan bisnis bagi Intel di berbagai segmen.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

