alexa
Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Tak Capai Target, Pengapalan Smartphone Samsung Kurang Dari 300 Juta Unit

Adanya pandemi COVID-19 sepanjang tahun secara global tentunya berdampak besar ke hampir semua industri. Salah satunya adalah industri produk elektronik, termasuk smartphone. Meski kehadirannya cukup krusial untuk menemani keseharian masyarakat, target dari produsen ada yang tidak tercapai di 2020. Salah satunya adalah Samsung, yang notabene salah satu pemain pasar terbesar dunia.

Dikutip dari sebuah media asal Korea Selatan, ETNews, tahun ini jumlah pengapalan perangkat Samsung bisa dibilang tak bakal mencapai target dalam satu tahun. Tak terpaut sangat jauh dari target, namun fenomena ini menjadi yang pertama untuk Samsung selama Sembilan tahun menjual produknya secara global.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S21 & S21 Plus Bocor di Internet

Pertama Kali Di Bawah Target Dalam 9 Tahun Terakhir

Dari laporan yang didapat, pada kuartal ketiga tahun 2020 kemarin, Samsung berhasil mengapalkan 189,4 juta smartphone maupun feature phone. Sementara untuk kuartal terakhirnya, estimasi pengapalan hanya mencapai 270 juta unit saja. Masih kurang bila dibandingkan dengan target utamanya di 2020, yang ingin kapalkan sebanyak 300 juta perangkat.

Padahal bila kita lihat secara umum, peluncuran produk Samsung dari bulan ke bulan mulai dari awal hingga akhir tahun cukup lancar. Mulai dari lini flagship awal tahun, Galaxy S20 series, flagship Galaxy Note20 series sampai kelas entrinya. Bahkan Samsung juga luncurkan smartphone yang khusus untuk segmen UMKM, Galaxy A21s, dengan baterai dan kapasitas memori besar.

Nampaknya dari sekian banyak peluncuran produk tersebut, masih belum bisa membuat Samsung untuk capai target tahun ini. Ke depannya, Samsung berencana untuk membuat target mengapalkan sekitar 307 juta unit di 2021. Dari jumlah tersebut, 287 juta unit adalah dari smartphone, sementara sisanya masuk ke dalam kategori feature phone dan jenis lainnya.

Lalu sebagai tambahan, Samsung juga berencana untuk produksi setidaknya 50 juta unit smartphone flagship di tahun depan. Jumlah tersebut sudah termasuk lini Galaxy S21 dan smartphone lipat. Sementara untuk semester kedua 2020, smartphone lipat bakal lebih diutamakan daripada seri Galaxy Note mereka.

Bakal Kedepankan Smartphone Lipat, Termasuk Versi Murah

 

Lipatan Galaxy Z Fold 2

Isu akan kehadiran Galaxy S21 Ultra dengan kemampuan stylus S-Pen memang sudah ramai hadir belakangan, ditambah konfirmasi resmi dari pihak Samsung secara langsung. Maka tak heran bila lini Galaxy Note bakal sedikit “mundur” tahun depan. Diperkirakan, Samsung bakal perkenalkan Galaxy Z Fold 3 sebagai suksesor dari Z Fold 2 pada semester kedua. Lalu ada satu produk yang dinilai bakal menarik konsumen.

Penerus smartphone paling kompak mereka, Galaxy Z Flip dikabarkan bakal hadir dalam varian yang lebih terjangkau. Menggunakan chipset yang lebih sederhana, smartphone lipat terbaru Samsung di 2021 nanti bakal jadi salah satu yang termurah. Laporan dari Galaxy Club menginfokan bila seri perangkat tersebut adalah SM-F720F.

Penggunakan huruf “F” menggambarkan bila unit tersebut adalah unit internasional, alias bakal tersedia secara global. Sementara absennya huruf “B” adalah tanda bila perangkat tersebut belum mendukung jaringan 5G. Sehingga sangat mungkin bila harganya memang terjangkau. Gizmo friends sendiri lebih tertarik yang mana, Galaxy S21 dengan S-Pen atau Galaxy Flip harga murah?

Tinggalkan komen