Jakarta, Gizmologi – Brand smartphone yang fokus memberikan opsi produk terbaik untuk para anak muda, realme baru saja mengumumkan sebuah perubahan pada fokus pemasarannya. Ingin lebih menguatkan eksistensinya di pasar global, realme memutuskan untuk menghentikan penjualannya di China. Memaksimalkan sumber daya yang ada agar bisa tetap eksis di pasar.
Perubahan ini mungkin terdengar cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya China seolah menjadi pasar yang cukup penting bagi brand dengan maskot kucing realmeow satu ini. Bahkan beberapa inovasi terbaiknya, mulai dari LumaColor IMAGE hingga teknologi pengisian daya 320W, debut langsung dari markas realme di Shenzhen, China.
Pengumuman perubahan ini disampaikan langsung oleh VP sekaligus CMO realme, Chase Xu, lewat akun Weibo personalnya. Melalui sebuah surat digital, Chase sebutkan bila pihaknya telah mengambil langkah baru ini setelah melalui pertimbangan yang matang. Tidak hanya mengubah fokus pasar, Chase juga sebutkan bila nantinya realme UI bakal digantikan oleh ColorOS, alias tampilan antarmuka milik OPPO yang memang selama ini memiliki banyak kemiripan.
Baca juga: Keunggulan realme P4x, Pengalaman Gaming Lancar dengan Baterai 8000mAh
Smartphone realme Bakal Fokus ke Lini Performa dan Gaming

Lebih lanjut dalam surat digitalnya, Chase menyebutkan bila pihaknya resmi memutuskan untuk “menekan tombol jeda” pada pasar China, dan memusatkan sumber daya untuk fokus ke pasar luar negeri. Lebih dari itu, segmen produknya pun juga bakal dibuat lebih fokus, yakni pada lini performa dan gaming. Sembari tetap terus berusaha membawa inovasi mutakhir ke ranah global.
Bisa dibilang menarik, mengingat setidaknya dalam satu tahun terakhir, realme nampak fokus mengembangkan inovasi fitur kamera pada smartphone. Hal tersebut tercermin langsung dari bagaimana realme menciptakan algoritma LumaColor IMAGE bersama TUV Rheinland secara eksklusif, bahkan menggandeng RICOH untuk hadirkan pengalaman kamera premiumnya ke seri flagship realme GT 8 Pro.
Meski begitu, realme tetap menjamin keberlangsungan pengguna smartphone realme di China. “Tidak perlu khawatir, penjualan lanjutan dan garansi layanan purnajual untuk model realme yang ada saat ini akan sepenuhnya diambil alih oleh tim resmi OPPO.”
Menutup suratnya, Chase juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada setiap realme Fans yang sudah berbagi momen bersama selama ini. “Semoga kita semua bisa terus melangkah maju di jalur kita masing-masing dan dare to leap!,” tutupnya.
ColorOS 17 Siap Gantikan realme UI

Potongan surat digital yang diunggah oleh Chase Xu, juga menyertakan sebuah pernyataan menarik, di mana nantinya pembaruan sistem pada smartphone realme bakal mendapatkan ColorOS generasi berikutnya, alias sudah bukan lagi realme UI. Ya, seolah kembali ke masa-masa awal realme baru eksis secara global, termasuk di Indonesia.
Smartphone realme memang pertama kali muncul dengan tampilan antarmuka ColorOS, dan baru melalui masa transisi ke realme UI pada 2020, lewat sejumlah seri seperti realme C3, realme 3 Pro dan realme XT. Informasi ini juga turut dikonfirmasi oleh pihak realme India kepada GSMArena, di mana nantinya smartphone realme terbaru bakal hadir dengan ColorOS 17.
Meski begitu, belum disebutkan secara gamblang smartphone mana saja yang bakal mendapatkan transisi pembaruan dari realme UI ke ColorOS 17. Yang pasti, semua smartphone realme terbaru yang masih memiliki janji pembaruan OS, bakal mendapatkannya. Sebut saja realme GT 8 Pro atau realme 16 Pro Series yang sudah resmi tersedia di Indonesia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

