Jakarta, Gizmologi – WhatsApp kembali menguji fitur baru untuk pengguna Android. Kali ini, platform milik Meta Platforms itu disebut tengah menyiapkan dukungan notification bubbles, fitur gelembung chat mengambang yang sudah tersedia di Android sejak era Android 10.
Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh WABetaInfo, situs yang kerap memantau versi uji coba WA. Jika dirilis luas nanti, pengguna bisa membaca dan membalas pesan lewat jendela kecil tanpa harus membuka aplikasi WhatsApp secara penuh.
Di atas kertas, fitur ini terdengar sederhana. Namun untuk aplikasi pesan dengan miliaran pengguna seperti WhatsApp, perubahan kecil pada cara notifikasi bekerja bisa berdampak besar terhadap kebiasaan pengguna sehari-hari.
Baca Juga: HONOR Pad X8b Resmi Masuk Indonesia, Tablet Rp2,9 Jutaan Andalkan Layar 11 Inci
Cara Kerja Bubble Chat WhatsApp

Sistem bubble memungkinkan pesan masuk muncul sebagai ikon melayang di layar, baik saat pengguna berada di homescreen maupun sedang memakai aplikasi lain. Ikon tersebut akan menampilkan foto profil kontak atau grup, lengkap dengan logo WhatsApp sebagai penanda sumber notifikasi.
Saat bubble diketuk, pengguna akan melihat tampilan chat versi ringkas. Dari sana, pesan bisa dibaca dan dibalas cepat tanpa harus keluar dari aplikasi yang sedang dipakai. Konsep ini sebelumnya populer di Facebook Messenger dan cukup digemari pengguna multitasking.
Untuk skenario harian, manfaatnya cukup jelas. Misalnya saat menonton video, browsing, atau bermain game, pengguna tetap bisa membalas beberapa percakapan tanpa bolak-balik membuka WhatsApp. Ini berpotensi membuat pengalaman komunikasi terasa lebih cepat dan praktis.
Praktis, Tapi Tidak Semua Pengguna Akan Suka
Meski menjanjikan efisiensi, fitur bubble juga punya sisi lain. Tidak semua pengguna nyaman dengan ikon melayang di layar karena dianggap mengganggu, menutupi konten, atau membuat tampilan ponsel terasa lebih ramai.
Selain itu, bubble chat berpotensi menambah distraksi. Notifikasi yang terus muncul di layar bisa mendorong pengguna lebih sering mengecek pesan, terutama di grup yang aktif. Dalam konteks produktivitas, fitur ini bisa membantu atau justru mengganggu, tergantung cara pakainya.
Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap pengujian internal dan belum tersedia untuk publik. Biasanya, WhatsApp akan lebih dulu merilisnya ke pengguna beta sebelum distribusi global. Belum ada jadwal resmi kapan bubble chat akan hadir, tetapi langkah ini menunjukkan WhatsApp terus mengejar pengalaman pesan yang lebih fleksibel di Android.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



