Ini Rekomendasi Tablet untuk Belajar Online Anak di Rumah

Kondisi penyebaran virus COVID-19 yang belum kunjung reda di Indonesia, mendorong proses belajar online tetap jadi pilihan dalam dunia pendidikan. Maka dibutuhkan perangkat seperti laptop, smartphone sampai tablet belajar online untuk mendukung kegiatan siswa.

Orang tua maupun guru pun bersiasat bagaimana agar proses belajar online dapat berlangsung menarik tanpa mengurangi efektivitas belajar secara drastis. Salah satunya lewat penyediaan perangkat belajar memadai. Komputer, laptop, smartphone, hingga tablet belajar online. Jenis perangkat terakhir yang kami sebutkan bahkan seperti menemukan momentumnya kembali untuk diterima pasar.

Tablet, gabungan laptop dan smartphone, terlihat masuk akal dijadikan pilihan perangkat belajar online. Pertama, tablet belajar online layarnya jauh lebih besar daripada smartphone, sehingga materi ajar dapat dilihat lebih baik. Kedua, kinerja komputasinya yang tidak tertinggal jauh dari laptop atau PC. Bahkan pada beberapa seri memiliki spesifikasi lebih baik.

Ada banyak brand dan varian perangkat tablet belajar online di pasaran. Namun kali ini kami hanya akan menyajikan lima nama untuk masuk daftar pilihan. Dengan poin kriteria sederhana saja, seperti harga terjangkau, kinerja memadai, dan kemudahan mendapatkan perangkat tersebut. Yang semoga dapat membantumu, ayah dan bunda, serta setiap orang yang terlibat dalam proses belajar online.

Baca juga: Tablet Menjadi Alternatif Perangkat Pendukung Produktivitas di Masa Pandemi

1. iPad Mini 5, Tablet Belajar Online Buat Pencinta Apple

iPad Mini 5 tablet belajar online AppleiPad mini generasi kelima ini sebenarnya bukanlah produk yang baru, karena telah dirilis pada 2019 yang lalu. Tetapi produk Apple memiliki lifecycle yang panjang dengan dukungan update sistem operasi terbaru hingga beberapa tahun. Berbeda dengan perangkat Android yang dukungan update sistem operasinya relatif singkat.

iPad Mini 5 kami pilih dibanding varian iPad yang lain karena harga yang relatif terjangkau dan ukurannya yang kompak, namun tetap powerful. Ini adalah tablet yang cocok bagi anak yang di keluarganya adalah pengguna fanatik Apple.

iPad mini memiliki desain yang tipis, ringan, dan portabel yang menjadikannya teman yang ideal saat bepergian ataupun bagi siswa dalam belajar online. Dengan berat hampir 300 gram dan setipis 6,1 mm, mudah dibawa dengan satu tangan atau dikeluarkan dari saku atau tas setiap kali inspirasi datang.

iPad mini sangat disukai karena ukuran dan kemampuannya. Dan kini ada lebih banyak alasan untuk menyukainya. Tablet besutan Apple ini diperkuat dengan Chip A12 Bionic dengan Neural Engine. Layar Retina 7,9 inci dengan True Tone.

Tak kalah penting, iPad Mini 5 mendukung Apple Pencil, sehingga pengguna dapat menuangkan ide di mana pun inspirasi menghampiri.

2. Huawei MatePad T10 Kids Edition, Tablet Belajar Anak

Huawei MatePad T10 Kids Edition, Tablet Belajar Online Anak

Patrick Ru, Country Head Huawei CBG Indonesia menyebut bahwa perangkat ini akan menghadirkan kesenangan dan pendidikan, yang kesemuanya dikemas dalam perangkat aman dan menggemaskan. Dan memang begitulah kesan yang dapat ditangkap dari kehadiran seri Huawei Matepad T10 edisi anak-anak ini.

Tablet ini tampak cocok digunakan untuk anak di bawah usia 10 tahun. Dengan ukuran layar 10″ dilengkapi case dan stylus food grade, yakni standarisasi material yang aman meski digigit oleh anak-anak. Huawei juga menambahkan fitur parental control sehingga dapat mengatur durasi penggunaan maupun aplikasi yang dapat diakses oleh anak disela-sela proses belajar mereka.

Huawei menjual MatePad T10 Kids Edition di angka Rp 2,899 juta dibarengi hadiah senilai Rp 3,4 juta terdiri dari gift box berisi tablet, stylus dan mainan panda. Kemudian ada cash back hingga Rp 250 ribu, VIP BabyPanda World, hingga voucher diskon Ruangguru.

3. Samsung Galaxy Tab A7 Lite, Tablet Belajar Online

belajar online

Setelah pada urutan pertama kami berikan rekomendasi tablet untuk usia anak. Maka pada urutan kedua ini terasa lebih tepat digunakan untuk pelajar menengah atas atau para mahasiswa di kampus. Galaxy Tab A7, sebuah tablet keluaran Samsung, yang memang sudah terbiasa merilis seri elegan untuk pasar dewasa.

Tablet ini dibuat dengan material aluminium metal berbobot 371 gram sehingga memungkinkan untuk dibawa berpindah tempat. Sementara layarnya berukuran 8,7″ sehingga aktivitas melihat presentasi materi dari guru atau dosen dapat dilakukan dengna mudah. Menariknya, tablet ini juga dapat dioperasikan dengan satu tangan saja (one hand operation). Lewat dukungan 40 gesture yang bisa dipersonalisasi seusai kebutuhanmu.

Yang paling penting, Samsung Galaxy Tab A7 Lite hanya dibanderol dengan harga Rp 2,499 juta. Dapat ditemukan di toko online Samsung. com dan JD.ID. Akan disediakan banyak bonus dalam paket pembelian tablet ini.

4. Advan Tab 8, Tablet Belajar Murah

belajar online

Belajar online membutuhkan banyak biaya. Terutama untuk orang tua yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah. Maka perlu atur strategi dalam mempersiapkan perangkat memadai. Dari sekian banyak pilihan tablet yang kompatibel dipakai belajar online, nama Advan Tablet 8 dapat masuk dalam daftar pilih. Apalagi Advan yang dikenal sebagai produsen lokal, dikenal punya produk dengan harga bersahabat namun kualitas yang tak kalah hebat.

Advan Tab 8 belajar sebenarnya sudah dirilis sejak tahun lalu dengan harga Rp 1,499 juta saja. Tablet ini memiliki basis sistem operasi Android dan chipset Unisoc. Menggunakan layar berukuran 8″, kamu akan menemukan memori RAM sebesar 3GB dan memori internal 16 GB. Kombinasi yang cukup untuk meng-install aplikasi belajar. Asalkan tidak ditambah aplikasi game lho, ya.

“Advan Tab 8 Belajar menjadi upaya dari Advan memberikan solusi belajar jarak jauh dengan nyaman,” jelas Chandra. Bukti bahwa produsen lokal juga berkomitmen memberikan dukungna dalam proses belajar online yang masih berlangsung hingga kini.

5. Olike Edu Tab 

belajar online

Dari namanya saja sudah terlihat bahwa Olike membuat tabletnya untuk dijadikan perangkat belajar. Sama seperti Huawei MatePad 10, Olike juga membawa produknya ini untuk pasar anak yang masih membutuhkan pengawasan orang tua. Sehingga di dalamnya pun tersemat beberapa fitur untuk keamanan pengguna di rentang usia anak.

Fitur pemantauan dan pengelolaan perangkat Olike Edu Tab dapat dihubungkan dengan smartphone milik orang tua. Lalu ada fitur eye protection agar mata tidak cepat lelah saat menatap layar tablet. Perangkat tablet ini juga telah dilengkapi dengan stylus dengan sensitivitas tinggi agar pengguna mudah menuliskan atau mengakses menu dalam sistem.

Olike Edu Tab hadir dalam dua versi, yakni E1 dan E3. Keduanya punya perbedaan cukup signifikan pada beberapa hal. Seperti layar E1 hanya 8″, lebih kecil dibandingkan milik versi E3 yang 10″. Kemudian kapasitas baterai E1 hanya 4000 mAh terasa jauh lebih kecil dibandingkan dengan milik E3 yang mencapai 7200 mAh. Tapi perbedaan itu pun berhulu di harga yakni E1 (Rp 2,999 juta) dan E3 (Rp 3,799 juta).

6. Huawei MatePad T10

belajar online

Satu lagi produk dari Huawei namun kali ini lebih ditujukan pada pengguna dewasa. Tentu dengan tampilan yang disesuaikan agar lebih elegan. Tablet ini cocok digunakan untuk mahasiswa yang terpaksa belajar online di rumah. Bahkan bukan hanya belajar, dengan fitur yang menyertai membuat tablet ini juga dapat dijadikan perangkat hiburan di kala senggang.

Huawei MatePad T10 memiliki dimensi layar 9,7 inci, jelas mencukupi untuk beragam kebutuhan di masa pandemi ini. Mulai dari menonton film, akses situs kesukaan hingga jalankan dua aplikasi sekaligus. Panelnya yang sudah IPS dengan resolusi 800p, 156 ppi, terasa nyaman di mata.

Kapasitas baterai Huawei MatePad T10 adalah 5,100 mAh. untuk sekadar penggunaan ringan, perangkat ini bisa tahan hingga 1,5 – 2 hari. Namun kalau dipakai untuk hadir di kelas Zoom selama berjam-jam, mungkin bakal langsung perlu isi daya sebelum jam tidur.

Itulah 6 pilihan tablet belajar online versi Gizmologi untuk mendukung aktivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Bagaimana menurutmu, apakah kamu setuju atau punya pendapat berbeda? Tuliskan di komentar ya. Dan tetaplah optimis dalam menempuh pembelajaran online saat ini!

Tinggalkan komen