Gizmologi.idGizmologi.id
  • NEWS
    NEWSShow More
    Apple
    Apple Prediksi Pendapatan Q4 2026 Bisa Pecahkan Rekor
    4 November 2026 19:00
    LIMS Bisa Jangkau Telepon dan SMS
    LIMS Bisa Sadap Telepon dan SMS, Apakah WhatsApp Aman?
    4 November 2026 16:20
    Beli HP Samsung
    Beli HP Samsung di Official Store, Ini 4 Keuntungannya
    4 November 2026 15:10
    Sadapan HP Prabowo
    File Sadapan HP Prabowo Diduga Dihapus, Log LIMS Simpan Jejak?
    4 November 2026 14:16
    Pokémon RUN 30 Indonesia
    Pokémon RUN 30 Indonesia Hadir Desember 2026, Ada Festival Gratis dan Fun Run 5K
    4 November 2026 13:14
  • REVIEW
    REVIEWShow More
    Lenovo IdeaTab Plus
    Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
    Review Dune: Awakening
    Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
    The Blood of Dawnwalker
    Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
    ASUS ROG Azoth X
    Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
    realme16ProHarryPotterEdition
    Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
  • GADGET
    GADGETShow More
    nubia A77 5G
    nubia A77 5G Meluncur di Indonesia, Dibanderol Rp3,5 Juta dengan Paket Unlimited 5G
    4 November 2026 17:00
    Samsung Galaxy Z Fold 9
    Kamera Samsung Galaxy Z Fold 9 Dikabarkan Tak Banyak Berubah
    4 November 2026 16:32
    Oakley Meta
    Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta
    4 November 2026 10:00
    HP Disadap
    Ini Cara Mengetahui HP Disadap, Ternyata Mudah!
    4 November 2026 09:04
    Bose Noise Cancelling Wired Earbuds
    Bose Bawa Earphone Kabel ANC ke Indonesia, Harganya?
    3 November 2026 17:05
  • PC
    PCShow More
    GEEKOM Indocomtech 2026
    GEEKOM Ramaikan Indocomtech 2026, Pamerkan AI Mini PC A9 Mega Berperforma Andal Serta Laptop Super Ringan
    31 Oktober 2026 13:35
    MacBook Pro PROLED
    Apple Rilis MacBook Pro PROLED, Membawa Layar Sentuh dan Profil Lebih Ringan
    29 Oktober 2026 11:15
    Logitech MX Master 4
    Logitech MX Master 4 Developer Edition Hadir dengan Desain Khusus Programmer
    28 Oktober 2026 14:09
    Acer Nitro V15
    Acer Nitro V15 Bisa Jadi Pilihan Laptop untuk Kerja dan Kuliah
    28 Oktober 2026 11:40
    MacBook Pro M6
    MacBook Pro M6 Meluncur, Apple Tambah Tenaga untuk AI Lokal
    28 Oktober 2026 09:10
  • GAMES
  • AUTO
  • MORE
    • Speed Test
    • Gizmopedia
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Interview
    • Apps
    • Opini
    • Versus
    • Awards
    • PRNEWSWIRE
Mesin pencari
Quick Link
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Reading: Review Razer Orochi V2: Mouse Gaming Ringan & Fleksibel
Share
Font ResizerAa
Gizmologi.idGizmologi.id
Font ResizerAa
  • News
  • Review
  • Gadget
  • Gizmoplay
  • Automotive
  • Gizmotalk Podcast
Mesin pencari
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Follow US
  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire

Home » Review Razer Orochi V2: Mouse Gaming Ringan & Fleksibel

AksesoriReview

Review Razer Orochi V2: Mouse Gaming Ringan & Fleksibel

Prasetyo Herfianto
By
Prasetyo Herfianto - Editor | Tech Reviewer
24 Mei 2021 15:33
Share
8 Min Read
Razer Orochi V2
SHARE

Bagi Gizmo friends yang terbiasa mengoperasikan komputer terutama desktop PC, mungkin lebih familiar dengan tetikus atau mouse dibandingkan mereka yang lebih banyak bekerja menggunakan laptop. Terbiasa menggunakan touchpad, saya tak merasakan banyak benefit gunakan aksesori tambahan tersebut. Sampai akhirnya mendapat kesempatan untuk mencoba Razer Orochi V2.

Salah satu mouse terbaru Razer satu ini hadir dengan klaim yang cukup menarik perhatian saya, sebagai gaming mouse nirkabel yang sangat ringan. Saya pribadi memang bukanlah seorang gamer, namun dari tampilan dan fitur-fitur yang ditawarkan, nampaknya Razer Orochi V2 bakalan cocok untuk lebih banyak kalangan. Dan memang benar adanya.

Lewat perangkat aksesori satu ini, saya jadi bisa mengerti kenapa cukup banyak pengguna laptop yang masih gunakan mouse. Berikut ulasan selengkapnya.

Desain

Razer Orochi V2

Razer memilih untuk merancang mouse nirkabel satu ini lebih sederhana. Tanpa tambahan lampu RGB yang menarik perhatian, Razer Orochi V2 tampil understated dengan warna hitam doff di seluruh bodinya. Kesan gaming mungkin sedikit timbul dari logo Razer-nya saja, itupun bakal tersembunyi ketika digunakan.

More Read

Amazfit GTS 2 & GTR 2
Amazfit GTS 2 & GTR 2 Dirilis Global, Bakal Hadir ke Indonesia
Sony Xperia Ace 2, Smartphone Kecil Tahan Air Harga Rp2 Jutaan
Huawei P50 Series Resmi Diluncurkan, Bawa Kamera 200x Zoom Tanpa Dukungan 5G

Sejatinya, mouse gaming Razer satu ini juga hadir dalam warna putih. Bagian atas atau tutupnya bisa dikustomisasi lewat Razer Customs—ada di situs resminya, namun sepertinya aksesori seperti ini bakal susah didapat di Indonesia. Dirancang simetris dan ringan, desainnya dibuat agar pas untuk beragam jenis kebiasaan penggunaan.

Razer Orochi V2

Saya sendiri memiliki telapak yang besar, dan meski dimensi Razer Orochi V2 tergolong kecil, masih nyaman-nyaman saja digunakan. Razer sendiri hadirkan desain seperti ini dari hasil riset mendalam, sehingga tak heran bila mulai dari tombol klik, peletakan ibu jari dan telapak belakang, semua berhasil ditopang dengan nyaman.

Karena ramping, mouse ini juga mudah diselipkan ke dalam tas. Dan tak usah khawatir menyoal berat; hanya sekitar 59 gram saja tanpa baterai (65 gram dengan baterai AAA atau 72 gram pakai baterai AA), paling ringan yang pernah saya gunakan. Jadi tidak merasa beban untuk membawanya ke mana-mana.

Konektivitas

Razer Orochi V2

Inilah yang menjadi salah satu fitur unggulan dari Razer Orochi V2. Kamu bisa menyambungkannya ke perangkat seperti desktop PC maupun laptop dengan berbagai cara. Selain lewat USB adapter, juga bisa dengan Bluetooth Low Energy (BLE). Masing-masing memiliki keunggulannya sendiri-sendiri.

Dengan adapter HyperSpeed 2.4GHz, perangkat akan menjadi lebih responsif dan akurat untuk tiap gerakannya. Sementara bila kamu sedang gunakan laptop yang tak memiliki port USB-A (seperti Yoga Slim 7i Carbon, misalnya), tak perlu repot-repot pakai dongle. Cukup gunakan mode sambungan Bluetooth saja, yang bisa diatur lewat switch pada bagian bawah bodinya.

Adapter tersebut juga bakal tersimpan rapih di dalam mouse. Cukup membuka tutup bodi bagian atasnya, dan kamu bakal mendapat akses ke penyimpanan adapter serta dukungan dua ukuran baterai berbeda. Tak ada masalah ketika menggunakan salah satu dari keduanya. Konektivitas Bluetooth sudah cukup reliabel untuk kebutuhan bekerja sehari-hari.

Baterai

Razer Orochi V2

Sebelumnya, telah disebutkan bila mouse gaming ringan ini memiliki dua slot baterai dengan ukuran berbeda. Lagi-lagi, Razer berikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna. Kamu bisa memilih untuk gunakan baterai AAA maupun AA sesuai kebutuhan. Tapi tidak bisa menggunakan keduanya secara bersamaan, ya.

Untuk daya tahan yang maksimal, tentunya lebih baik gunakan baterai AA. Dengan begitu, klaim durasi pemakaian mouse ini bisa mencapai 950 jam lewat konektivitas Bluetooth. Kalau pakai adapter USB, turun sekitar setengahnya, yaitu kisaran 425 jam. Sementara untuk baterai AAA, bakal turun sekitar sepertiga dari masing-masing durasi.

Pengguna jadi bebas memilih. Meski perbedaannya tak terlalu signifikan, bila ingin bobot yang paling ringan, bisa gunakan baterai AAA. Tidak bisa diisi ulang, memang, namun dengan dua pilihan, bakal dengan mudah menggantinya menjadi kapasitas kembali penuh.

Oh ya, terkait indikator pemakaian, Razer tak sediakan indikator yang mendetil. Alias hanya berupa logo baterai kecil di dalam aplikasi Razer Synapse. Setidaknya, saat kapasitas baterai tinggal 5%, indikator pada bagian atas bakal mengedipkan warna merah, berikan tanda saatnya ganti baterai.

Fitur

Razer Orochi V2 - Razer Synapse 3
Lewat Razer Synapse 3, pengguna bisa kustomisasi masing-masing tombol yang ada pada Razer Orochi V2.

Lewat software Razer Synapse 3, kamu dapat mengganti fungsi dari masing-masing tombol yang ada pada perangkat. Secara total ada enam tombol di permukaan Razer Orochi V2; klik kiri dan kanan, scroll wheel, tombol di bawahnya (yang secara default dapat digunakan untuk atur DPI), serta dua tombol tambahan di sebelah kiri bodi.

Selain bisa diatur sesuai dengan keperluan, perangkat ini telah memiliki ‘memory profile’ di dalamnya. Dengan begitu, meski sudah dikustomisasi, pintasan bakal tetap sama walaupun saat disambungkan ke perangkat lain tanpa Razer Synapse.

Dinamakan “HyperSpeed”, kecepatan bukanlah satu-satunya unggulan yang ditawarkan. Adapter tersebut juga mendukung fitur untuk hubungkan komputer ke beberapa perangkat lainnya. Misal, bila kamu gunakan Orochi V2 dan keyboard Black Widow Pro V3, adapter yang diperlukan hanya satu saja. Termasuk dengan aksesori Razer lain yang sudah mendukung HyperSpeed.

Performa

Razer Orochi V2

Desain yang nyaman diimbangi pula dengan sensor optik 5G yang punya akurasi tinggi. Spesifikasi teknisnya meliputi dukungan sampai 18,000 DPI, serta IPS hingga 450. Mulai dari tombol klik hingga scroll wheel-nya memang nyaman dan presisi, meski bukan yang paling senyap, namun mantap saat digunakan.

Razer menggunakan bahan terbaru, generasi kedua yang diklaim lebih tahan lama, tidak bakal berubah performanya meski digunakan sampai 60 juta klik sekalipun. Dan dengan mouse feet bermaterial 100% PTFE (polytetrafluoroethylene), bakal cocok dan tetap akurat untuk digunakan pada berbagai jenis permukaan.

Razer Orochi V2
Razer Grip Tapes bisa ditempelkan ke permukaan yang diinginkan untuk tingkatkan kenyamanan penggunaan.

Namun untuk kenyamanan dan akurasi tinggi, Razer juga sediakan aksesori tambahan yang bisa dibeli secara terpisah seperti Razer Sphex V3. Dan untuk pengguna yang memiliki kecenderungan jari dan telapak basah seperti saya, juga bisa tambahan Universal Grip Tape agar lebih nyaman dan anti selip.

Kesimpulan

Razer Orochi V2

Dengan harga yang tergolong terjangkau, Razer Orochi V2 mampu berikan banyak keunggulan, tak hanya sekadar mouse yang cocok untuk main game. Desainnya yang ringan cocok buat kamu yang punya mobilitas tinggi, sementara fleksibilitasnya bakal tingkatkan kepraktisan sambungan ke beragam jenis laptop.

Desainnya yang tak terlalu mencolok membuatnya cocok untuk penggunaan di kondisi profesional sekalipun. Tak hanya untuk gamer, kreator konten juga bisa rasakan benefit dari akurasi tinggi yang diusung oleh HyperSpeed, plus pintasan yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan masing-masing pengguna. Overall, paket lengkap nan cocok untuk banyak kalangan.

Spesifikasi Razer Orochi V2

Jenis sensor: Razer 5G
Sensitivitas: 100 – 18000 DPI
Polling rates: 125, 500 1000 Hz
Jumlah tombol: 6 (bisa di-custom)
LED Zones: –
Kabel: –
Konektivitas: USB-A (2.4GHz HyperShift) & Bluetooth 5.1
Dimensi: 108 x 60 x 38mm
Berat: 59 gram, 65 gram (dengan baterai AAA), 72 gram (dengan baterai AA)
Mouse feet: 100% PTFE
Switch type: 2nd-gen Razer Mechanical
Switch lifecycle: Up to 60 million clicks
Harga: Rp1,099 juta

Author
c19e7258ebc45ca9e52ccf377bf06a31261512d4159ef96846374aeaaf0c4b9e?s=80&d=mm&r=g

Prasetyo Herfianto

Tech reviewer & nasi goreng enthusiast. Editor at Gizmologi.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

OPPO Enco W51 Diluncurkan, TWS ANC Murah dengan Wireless Charging
Review Fujitsu Lifebook U9311: Portabilitas & Keamanan Tertinggi dalam Kemasan Sederhana
Review APC Easy UPS BVX Series: Penyelamat Elektronik Saat Work From Home
Intip Spesifikasi Huawei MatePad 11, Bakal Hadir Resmi di Indonesia
JBL PartyBox On-The-Go, Speaker Ringkas dengan Wireless mic
TAGGED:#HeadlineHarga Razer Orochi V2mouseMouse GamingRazerRazer Orochi V2Review Razer Orochi V2Spesifikasi Razer Orochi V2
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Bluesky Email Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Cry0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Surprise0

Latest Stories

jadwal playoff MPL ID S18 hari ini
Jadwal Playoff MPL ID S18 Hari Ini 5 November: Navi vs Alter Ego, TLID vs BTR
Gizmoplay
Apple
Apple Prediksi Pendapatan Q4 2026 Bisa Pecahkan Rekor
News
nubia A77 5G
nubia A77 5G Meluncur di Indonesia, Dibanderol Rp3,5 Juta dengan Paket Unlimited 5G
Smartphone
Samsung Galaxy Z Fold 9
Kamera Samsung Galaxy Z Fold 9 Dikabarkan Tak Banyak Berubah
Smartphone

Latest Review

Lenovo IdeaTab Plus
Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
Review Dune: Awakening
Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
The Blood of Dawnwalker
Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
ASUS ROG Azoth X
Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
realme16ProHarryPotterEdition
Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
Gizmologi.idGizmologi.id
Follow US
© 2025 Gizmologi by PT Konten Cipta Kreatif. All Rights Reserved.

Our Family: Gadgetdiva - Otodiva - Traveldiva

  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire
Memuat Komentar...
icon gizmologi icon gizmologi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?