Jakarta, Gizmologi – Setelah cukup lama dinantikan, Sony akhirnya memastikan kehadiran PlayStation 5 Pro di Indonesia. Konsol terbaru ini akan mulai tersedia melalui retailer resmi pada 20 Mei 2026 dengan harga resmi Rp15.499.000.
PS5 Pro hadir sebagai versi yang lebih bertenaga dari PlayStation 5 standar, dengan fokus utama pada peningkatan performa grafis dan frame rate. Sony tampaknya ingin menyasar gamer yang memang cukup serius menikmati game AAA modern, terutama di era ketika ray tracing dan resolusi tinggi mulai menjadi standar baru.
Namun di sisi lain, kehadiran PlayStation 5 Pro juga kembali memunculkan diskusi lama soal relevansi konsol mid-generation upgrade. Apalagi, harga konsol ini sudah mendekati PC gaming kelas menengah atas di Indonesia, sementara tidak semua game benar-benar membutuhkan peningkatan performa ekstrem tersebut.
Baca Juga: Sony Uji Fitur Statistik Game Populer di PS5, Mirip Steam Charts?
Fokus pada Grafis dan Performa Lebih Tinggi

Sony membekali PlayStation 5 Pro dengan GPU yang disebut memiliki 67% lebih banyak Compute Units dibanding PS5 biasa. Selain itu, bandwidth memory juga ditingkatkan hingga 28%, yang diklaim mampu menghasilkan rendering gameplay hingga 45% lebih cepat.
Fitur ray tracing juga menjadi salah satu sorotan utama. Sony mengatakan kemampuan pantulan cahaya dan refleksi kini bisa berjalan dua hingga tiga kali lebih cepat dibanding PS5 standar. Sementara itu, teknologi AI upscaling bernama PSSR atau PlayStation Spectral Super Resolution ikut hadir untuk meningkatkan detail visual menggunakan machine learning.
Sejumlah game besar juga dipastikan mendapat enhancement khusus PlayStation 5 Pro, mulai dari Cyberpunk 2077, Final Fantasy VII Rebirth, hingga Monster Hunter Wilds. Beberapa game baru seperti Ghost of Yotei dan Silent Hill f juga masuk daftar judul yang dioptimalkan.
Meski terdengar impresif, perlu dicatat bahwa fitur enhancement PS5 Pro tidak otomatis berlaku di semua game. Optimalisasi tetap bergantung pada developer masing-masing, sehingga pengalaman upgrade kemungkinan akan cukup variatif antar judul.
Harga Jadi Tantangan di Pasar Indonesia
Dengan harga Rp15 jutaan, PlayStation 5 Pro jelas masuk kategori premium untuk pasar Indonesia. Bahkan selisihnya cukup jauh dibanding PS5 standar yang saat ini sudah mulai turun harga di beberapa toko retail.
Bagi gamer yang masih bermain di monitor 1080p atau TV tanpa refresh rate tinggi, peningkatan performa PS5 Pro juga kemungkinan tidak akan terasa terlalu signifikan. Karena itu, konsol ini tampaknya lebih cocok untuk pengguna yang memang sudah memiliki setup gaming high-end dan ingin menikmati visual maksimal.
Di sisi positif, Sony tetap memberikan dukungan after-sales resmi melalui 45 service center di Indonesia. Pembeli juga akan mendapat tambahan garansi 90 hari setelah melakukan registrasi produk resmi.
Pada akhirnya, PS5 Pro terlihat seperti produk yang memang ditujukan untuk segmen enthusiast. Menarik untuk melihat apakah pasar Indonesia siap menerima konsol premium di tengah harga game modern yang juga terus meningkat.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



