alexa

Ingin Jadi Desainer Produk? Ini Lima Tahapan Penting yang Perlu Dilakukan

Jakarta, Gizmologi – Apakah produk itu? Tentu pembaca Gizmologi sudah familiar dengan istilah yang berkaitan dengan sesuatu yang material ini. Meski sekarang, produk juga bisa berbentuk digital, seperti aplikasi, website, dan sebagainya. Nah, di balik produk yang hebat, ada desainer produk yang merancang dari awal.

Desain produk merupakan proses yang digunakan untuk memadukan kebutuhan pengguna dengan tujuan bisnis untuk membantu membuat produk yang sukses secara konsisten. Nah, desainer produk sendiri adalah sebutan bagi orang yang sehari-hari mendesain barang untuk berbagai kebutuhan dan produk. Desainer produk mendesain barang secara keseluruhan mulai dari bentuk, bahan, dan sebagainya.

Seorang desainer produk bertanggung jawab melakukan proses mengidentifikasi peluang pasar, mendefinisikan masalah dengan jelas, mengembangkan solusi yang tepat untuk masalah dan memvalidasi solusi dengan pengguna yang sebenarnya. Pada akhirnya, kunci sukses dari desain produk adalah pemahaman tentang pelanggan end-user, orang yang menjadi tujuan pembuatan produk.

Pentingnya Design Thingking

Tokopedia 1 Media Workshop Product Design 1

Menurut Product Design Lead Tokopedia, Dicki Dahrurozak, dalam desain produk, dikenal istilah ‘Design Thinking. Di mana sebelum seorang desainer produk mengembangkan suatu produk, yaitu pendekatan yang berfokus pada pengguna dengan mengintegrasikan kebutuhan antara pengguna, teknologi dan kepentingan bisnis.

“Penting untuk mengetahui target audiens yang ingin dituju karena desain sebuah produk akan mengikuti tren atau perilaku dari penggunanya. Contohnya dengan mengedepankan 3 DNA Tokopedia, yaitu Focus on Consumer, Growth Mindset, dan Make it Happen, Make it Better, dalam menciptakan atau mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi pengguna Tokopedia,” ujar Dicki, di sela-sela virtual workskhop ‘Mengenal Product Design Lebih Jauh bersama Tokopedia’ (28/7/2021).

Dicky menganggap, design thingking penting diketahui oleh desainer produk, karena bertujuan memecahkan kebutuhan manusia secara konkret. Kemudian untuk menangani masalah yang ambigu atau sulit didefinisikan sehingga bisa mengarah pada solusi yang lebih inovatif. Tak kalah penting, dapat membuat organisasi berjalan lebih cepat dan efisien.

Tahapan yang Perlu Dilakukan Desainer Produk

tahapan desainer produkTokopedia membagikan lima tahapan yang perlu dilakukan dalam kerangka ‘Design Thinking’ sebelum menciptakan suatu inovasi produk, contohnya seperti fitur ‘pakai promo’ Tokopedia.

1. Empathize

Salah satu cara untuk mengamati konsumen bisa melalui survei dengan menanyakan kepuasan mereka terhadap suatu produk, seperti apa yang mereka suka, mengapa memilih produk tersebut dan sebagainya.

“Berempati dengan kebutuhan pengguna, khususnya di tengah pandemi, sangat membantu dalam menciptakan inovasi produk yang relevan. Fitur ‘pakai promo’, misalnya, diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian dari rumah dengan mudah tetapi juga terjangkau dan efisien,” jelas Dicki.

2. Define 

“Tentukan masalah yang ingin dipecahkan dan pikirkan kesulitan yang dihadapi pengguna, misalnya dalam menemukan promosi yang cocok dan dapat digunakan dengan mudah saat berbelanja. Selanjutnya, gunakan informasi ini sebagai panduan dalam berinovasi,” ujar Dicki.

3. Ideate

Dalam membuat halaman gunakan promo, sangat penting untuk bertukar pikiran dengan orang lain untuk menemukan berbagai cara memecahkan kendala yang dialami pengguna.

“Carilah ide sebanyak mungkin. Misalnya dengan melibatkan tim User Interface (UI) atau User Experience (UX) dalam proses riset agar dapat berkolaborasi dan menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna,” tambah Dicki.

4. Prototype 

“Mengubah ide menjadi solusi nyata dengan membuat prototipe sangat berguna dalam melihat bagaimana respon target audiens kita,” jelas Dicki. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat prototipe halaman atau fitur khusus dalam platform sebelum waktu peluncuran.

5. Test 

Amati interaksi konsumen terhadap prototipe produk yang baru saja dibuat. Fase pengujian ini merupakan tahapan pengumpulan umpan balik dari terhadap pekerjaan desainer produk.

“Seorang desainer membutuhkan ide kreatif, meluangkan waktu untuk mengeksplorasi dan melakukan tes serta uji coba terhadap rancangan produknya, hingga menciptakan sebuah produk yg tepat guna dan tepat sasaran,” tutup Dicki.

Tinggalkan komen